Laju Inflasi YoY di Kota Bima 3,17 Persen, ini Penyumbangnya

Inflasi Bulanan di Kota Bima.
Inflasi Bulanan di Kota Bima.

Kota Bima, Berita11.com— Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bima mencatat pada Agustus 2023, Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0.17 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 114.08 poin menjadi 114.76 poin pada Agustus 2023.

Merujuk BRS, Kepala BPS Kota Bima,Peter willem menjelaskan, laju inflasi tahun kalender Agustus 2023 terhadap Januari 2023 sebesar 1.30 persen dan laju inflasi ’tahun ke tahun/ YoY Agustus 2023 terhadap Agustus 2022 sebesar 3.17 persen.

Bacaan Lainnya

“Inflasi pada Agustus 2023 sebesar 0,17 persen terjadi karena naiknya IHK di Kota Bima yang ditunjukkan dengan naiknya harga pada kelompok komoditas dengan andil besar yaitu kelompok komoditas transportasi sebesar 0,89 persen,” ujarnya dikutip via BRS, Sabtu (16/9/2023).

Berdasarkan hasil pemantauan, perkembangan harga berbagai komoditas secara umum menunjukkan kenaikan harga pada kelompok komoditas dengan bobot tinggi. Pada Agustus 2023, Kota Bima mengalami inflasi sebesar 0.17 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 114.08 poin pada Juli 2023 menjadi 114.76 poin pada Bulan Agustus 2023.

BACA JUGA: Layanan Maxim Kini Tersedia di Selong untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Dikatakannya, dengan angka inflasi tersebut, maka laju inflasi tahun kalender Agustus 2023 terhadap Januari 2023 sebesar 1.30 persen dan laju inflasi ’tahun ke tahun’ Agustus 2023 terhadap Agustus 2022 sebesar 3.17 persen.

Perbandingan inflasi dari tahun ke tahun di Kota Bima.

Inflasi pada Bulan Agustus 2023 sebesar 0,17 persen terjadi karena naiknya IHK di Kota Bima yang ditunjukkan dengan naiknya harga pada kelompok komoditas dengan andil besar yaitu kelompok komoditas transportasi sebesar 0,89 persen. Selain itu, beberapa kelompok komoditas lain yang terpantau mengalami inflasi antara lain kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0.27 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0.21 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0.04 persen, kelompok kesehatan sebesar 0.01 persen.

Satu kelompok komoditas terpantau masih mengalami deflasi yaitu Kelompok kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0.06 persen. Sementara itu, lima kelompok komoditas lainnya terpantau stabil selama periode pemantauan pada Bulan Agustus 2023.

BACA JUGA: Duta PDIP dari NTB dan BPKH Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji

Lima komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi Agustus 2023 ini adalah angkutan udara, ikan layang atau ikan benggol, beras, ikan bandeng/ikan bolu, dan telur ayam ras. Sementara itu, lima komoditas yang mengalami penurunan harga terdalam adalah bawang merah, kacang panjang, cumi-cumi, bawang putih, dan kol putih/kubis.

Tingkat inflasi tahun kalender (Agustus-Januari) 2023 sebesar 1.30 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun Agustus 2023 terhadap Agustus 2022 sebesar 3.17 persen, sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2022 dan 2021 masing-masing sebesar 4.45 persen dan 1.23 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun untuk Agustus 2022 terhadap Agustus 2021 dan Agustus 2021 terhadap Agustus 2020 masing-masing sebesar 4,81 persen dan 4,81 persen.

Sebagaimana diketahui, nilai inflasi dan deflasi di Kota Bima juga menjadi acuan untuk Kabupaten Bima. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait