Terima 60 Karya, STKIP Tamsis Isyaratkan Rutin Gelar Sayembara Menulis

Foto Bersama Peserta Sharing Session Sayembara Menulis STKIP Tamsis Bima.

Bima, Berita11.com— Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Bima mengisyaratkan akan rutin menggelar sayembara menulis sebagai salah satu ikhtiar meningkatkan literasi di Kabupaten Bima. Pada lomba perdana menulis artikel populer, panitia di kampus setempat menerima 60 karya tulis.

Ketua STKIP Tamsis Bima, Ibnu Khaldun Sudirman mengatakan, kampus setempat berkomitmen membangun budaya menulis. Harapannya akan muncul karya tulis yang mampu membentuk peradaban lebih baik.

“Kami akan konsisten meningkatkan literasi di Kabupaten Bima. Memberikan warna-warna dengan memupuk semangat menulis. Pada event pertama ini, telah masuk 60 tulisan. Melihat minat yang begitu besar, kami rencananya akan menjadikan lomba ini sebagai agenda tahunan,” isyarat Ibnu sebagaimana dikutip Kabag Humas dan Kerja Sama STKIP Tamsis Bima, Suratman, melalui siaran pers, Sabtu (10/07/2021).

BACA JUGA:  PPL KKN Terpadu Tamsis Dorong Sadar Literasi, Numerasi dan Wisata jadi Paduan Pembangunan Desa

Dalam proses seleksi karya tulis, STKIP Tamsis Bima juga menggelar sesi berbagi (sharing session) dengan menghadirkan salah satu juri, budayawan sekaligus penulis karya fiksi asli Bima bernama pena N Marewo.

Panitia lomba artikel popular STKIP Tamsis Bima, Syarif Husni menjelaskan, sharing session bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta lomba berkaitan teknik menulis.  “Maka kami menggelar sharing session ini dengan mengundang salah satu tim jurinya (N Marewo),” ujar Syarif Husni.

Syarif menjelaskan, selain mengupas gagasan dan latar belakang masalah yang bisa dituangkan dalam tulisan, saat sharing session, N Marewo menjelaskan pentingnya keaslian (orginalistas) karya tulis.

“Ini (lomba) merupakan kegiatan dalam rangkaian milad XIV STKIP Taman Siswa Bima. Kegiatan yang dihajatkan sebenarnya adalah artikel ilmiah populer dengan tema-tema yang telah kami sediakan,” ujar dia.

BACA JUGA:  BEM Nusra Berharap Kasus Panah dan Masalah Kamtibmas di Bima jadi Atensi

Pada sharing session tersebut, semula panitia juga mengagendakan menghadirkan Ekonom Univesitas Mataram, Muhammad Firmansyah. Namun dosen Unram asal Bima tersebut berhalangan hadir. [B-19]