Pasien Positif Covid-19 asal Kabupaten Bima Meninggal Dunia, 632 Terkonfirmasi masih Diisolasi

Jenazah Pasien Positif Covid-19 asal Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Dipindahkan Petugas Medis ke Ambulan RSUD Bima.

Kota Bima, Berita11.com— Pasien positif Covid-19 berinisial KL, perempuan 64 tahun asal Desa Mpuri Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kota Bima meninggal dunia, Kamis (20/5/2021) pagi.

Sebelum dirawat di ruang isolasi RSUD Bima, pasien dirujuk dari Rumah Sakit Sondosia Kabupaten Bima pada Rabu (19/5/2021). Pasien masuk ke RSUD Bima setelah mengalami penurunan kesadaran dengan keluhan utama sesak napas. Swab antigen terhadap Nyoya KL menunjukan hasil positif. Pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 07.45 Wita Kamis, 20 Mei 2021 oleh tim dokter RSUD Bima.

Jenazah pasien kemudian dibawa petugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bima menggunakan ambulan RSUD Bima menuju TPU Desa Mpuri, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Sebelumnya, pada Rabu, 19 Mei 2021, Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi M.Si menyebut, sebagaimana hasil pemeriksaan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR RSUD Praya, Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram dari 174 sampel, 132 sampel menunjukan hasil negatif, empat sampel menunjukan hasil positif berulang dan 38 sampel merupakan kasus baru positif Covid-19.  

BACA JUGA:  Kapolres Berharap Pilkades Serentak di Kabupaten Bima Kondusif dan Damai

Sekda Provinsi NTB ini menjelaskan, dengan adanya tambahan 38 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, maka pada Rabu, 19 Mei 2021, tambahan pasien sembuh baru sebanyak 260 orang. Tidak ada kasus kematian baru yang tercatat.

Adapun jumlah pasien positif Covid- 19 di Provinsi NTB  hingga Rabu, 19 Mei 2021 sebanyak 13.009.  Rinciannya 11.777 sudah sembuh, 600 kasus kategori meninggal dunia, serta 632 masih positif.

Gita menyebut, jumlah kasus suspek sebanyak 19.788 orang. Rinciannya 277 orang (1,4%) masih dalam isolasi, 29 orang (0,1%) masih berstatus probable, 19.482 orang (98,5%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 85.486 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.580 orang (4,2%) masih dalam karantina dan 81.906 orang (95,8%) selesai karantina. Sementara pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 115.139 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 215 orang (0,2%) dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 114.924 orang (99,8%).

BACA JUGA:  Proyek Jembatan Gantung Sondosia Rp800 Juta Mangkrak?

“Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (donor plasma konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” imbau Gita. [B-12]