Acara Keluarga di Dompu Berubah jadi Tragedi Berdarah, ini Sebabnya

Ilustrasi.

Dompu, Berita11.com—Hajatan mbolo weki (rapat keluarga) yang biasanya berlangsung dengan suka cita, seketika berubah menjadi tragedi. Itu terjadi saat salah seorang tamu undangan yang mengkonsumsi minuman beralkohol mengamuk dan membacok sejumlah tamu lain saat acara hajatan di rumah Arudin HM Saleh, warga Dusun Mangggeasi, Desa Manggeasi Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Senin  (9/08/2021) malam.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat melalui Kasi Humas Polres Dompu, Ipda Ahmad Marzuki,  menjelaskan, terduga pelaku pembacokan yang sedang mabuk berinisial Bam alias Toha, warga Dusun Buncu, Desa Bakajaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.  Tragedi pembacokan itu terjadi saat hajatan mbolo weki yang diserti hiburan orgen tunggal di rumah Arudin HM Saleh.

BACA JUGA:  Bandar Judi Online di Dompu Ditangkap Polisi

Sejumlah korban pembacokan di antaranya Haeruk (27 tahun) pemilik orgen tunggal dan Rony Setiawan (18 tahun), warga Desa Manggeasi Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

“Kejadian tersebut terjadi secara mendadak saat acara hiburan orgen tunggal di Desa Manggeasi, di mana pada saat itu korban sedang duduk– duduk sembari minum-minuman beralkohol, kemudian setelah acara orgen selesai korban dan teman korban ingin bergegas pulang, namun tanpa sebab yang jelas pelaku secara tiba– tiba langsung melakukan pembacokan,” ujarnya.

Dijelaskannya, diduga saat itu terduga pelaku sedang berada di bawah pengaurh minuman keras, sehingga tidak dapat mengontrol perbuatannya. “Melihat kejadian tersebut teman– teman korban melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun pelaku melarikan diri,”

BACA JUGA:  DPRD Gelar Sidang Paripurna, Wabup Dompu Sampaikan Raperub KUA-PPAS APBD

Selanjutnya korban dibawa oleh keluarga di RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan medis. Kerabat korban sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian.  Sepeda motor merek Yamaha Mio berwarna putih, EA 6968 NA milik terduga pelaku diamankan di Polres Dompu. [B-12]