Prosesi Pemakaman Perwira TNI Korban Penyerangan Teroris KKB

Upacara Pemakaman Militer almarhum Kapten Chb Anumerta Dirman di Desa Mandala Kabupaten Bima, Sabtu (4/9/2021) Siang.

Bima, Berita11.com— Tembakan ke udara (salvo) mengiringi proses pemakaman secara militer jenazah Danposramil Kisor Kodam XVIII/ Kasuari, almarhum Kapten Chb Anumerta Dirman di tempat pemakaman umum Desa Mandala, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/9/2021) siang.

Korban merupakan satu dari empat anggota TNI yang gugur saat penyerangan oleh teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pos Rayon Militer Kisor Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybat Papuat Barat Kamis lalu (2/9/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Ribuan warga, tokoh masyarakat, Bupati Bima, anggota Forkopimda dan kerabat almarhum turut menyaksikan prosesi pemakaman almarhum yang dipimpin Komandan Korem 162/ Wirabhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. Prosesi pemakaman disertai derai air mata ribuan warga dan kerabat almarhum.

Sebelum dibawa ke TPU Desa Mandala Kecamatan Wera, jenazah Kapten Chb Anumerta Dirman dan pihak keluarga yang mendampingi, istri almarhum Nur Lesy Tuasikal, tiga anak alhmahum masing-masing Rangga, Aqila, Rafid dan perwira pengantar jenazah Kapten Inf Semba tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima sekira pukul 09.10 Wita, setelah diterbangkan dari Papua dan disemayamkan di Makassar.

BACA JUGA: Awalnya Lancar Bayar Sewa Truk Rp15 Juta, Warga ini Diamankan Polisi karena Penggelapan

Setelah tiba di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, jenazah disambut upacara penerimaan jenazah yang dipimpin Mayor Inf Yudha Bakti dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Isak tangis istri korban, orang tua dan anggota almarhum pecah saat iringan mobil jenazah tiba di rumah orang tua almarhum di Desa Mandala Kecamatan Wera. Setelah disalatkan, jenazah kemudian dimakamkan di TPU Desa Mandala.

Danrem 162/ Wirabhakti Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Kapten Chb Anumerta Dirman merupakan putra terbaik yang dimiliki Indonesia dan masyarakat Bima, di mana Almarhum gugur dalam tugasnya di daerah operasi di wilayah Papua Barat.

“Kapten Perhubungan Anumerta Dirman gugur saat tugas, kita semua saat nanti akan kembali juga pada Allah SWT. Kepada Bapak-Ibu dan saudara-saudari yang masih memiliki hal-hal yang belum terselesaikan dengan Almarhum, Kapten Chb Anumerta Dirman saat masa hidupnya, kami mohon disampaikan kepada pihak keluarga,” ucap Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani saat menjadi inspektur upacara pemakaman secara militer di TPU Desa Mandala.

Ahmad Rizal juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak, baik masyarakat, TNI-Polri dan pemerintah dareah sehingga pemakaman almarhum berlangsung lancer. Dia juga memuji antusiasme masyarakat Bima yang menyambut jenazah Almarhum dibawa ke kampung halamannya.

BACA JUGA: Pengamat Respon Positif Kebijakan Subsidi Minyak Goreng dari Pemerintah

“Alhamdulillah berjalan baik, semua berkat kerja sama semua pihak yang luar biasa dan antusias masyarakat yang secara heroic menyambut kedatangan pahlawan kembali ke kampungnya. Ini menandakan suatu semangat yang luar biasa dari masyarakat Bima untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republic Indonesia,” ucap Rizal.

“Kami mohon dengan segala hormat dan kami mohon dimaafkan apabila Almarhum selama ini ada kekurangan, ada khilaf dan jika masih ada dipertanggungjawabkan agar dikomunikasikan dengan keluarga atau pihak komando,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi, Panglima TNI serta KASAD yang membantu menfasilitasi sehingga jenazah Almarhum dapat dimakamkan di tengah keluarga besarnya di Desa Mandala Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Harapan kami agar seluruh TNI dan Polri t etap memertahankan NKRI dan berupaya agar pelaku-pelaku ditangkap, karena tentunya apa yang dilakukan melukai sanubari masyarakat dan keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Bupati Bima berharap kerabat Almarhum tabah dan ikhlas melepas kepergian Kapten Chb Anumerta Dirman sebagai takdir Allah SWT. “Almarhum mati syahid dan tentu menjadi catatan seluruh anak negeri atas keberanian Almarhum menghadapi musuh dan mempertahankan NKRI. Nyawapun beliau pertaruhkan,” ujar Hj Indah Dhamayanti Putri. [B-12]

Pos terkait