Tak Dapat Izin Jual Bawang Merah, Warga Bima Nekat Akhiri Hidup

Tim Inavis Polres Bima Mengecek Kondisi Korban.

Bima, Berita11.com— Warga Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, berinisial AL (23 tahun) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di desa setempat, Rabu (24/11/2021) sore.

Informasi dari keluarga korban, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat meminta izin kepada istrinya untuk menjual bawang merah. Namun tidak diizinkan sang istri. Setelah itu korban naik ke atas rumah panggungnya dan mengurung diri di dalam rumah. Fahrun, adik korban yang mendatangi rumah kakaknya tersebut kemudian menanyakan di mana keberadaan pria 23 tahun itu kepada kakak iparnya.

Setelah mendapat jawaban dari istri korban bahwa sang kakak mengurung diri di dalam rumah, adik korban kemudian naik ke atas rumah melalui jendela rumah dan melihat korban dalam posisi gantung diri di bagian dapur rumah.

BACA JUGA:  Kapolres Berharap Pilkades Serentak di Kabupaten Bima Kondusif dan Damai

Sejumlah warga yang mendengar teriakan adik korban berupaya menurunkan jenazah almarhum.  Tak lama kemudian tim Inavis Polres Bima tiba di tempat kejadian perkara, namun tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko  melalui Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka menjelaskan, mayat AL ditemukan pertama kali oleh Fahrun yang merupakan adik korban. “Benar-benar sudah tidak bernyawa  dengan posisi menggantung diri dengan tali nilon di ruangan belakang, dapur rumahnya,” ujar Adib.

Sementara itu, Kadus Lewi Desa Ngali, M Said yang juga paman korban menjelaskan, Polsek Belo dan Tim Inavis Polres Bima menyimpulkan peristiwa yang dialami korban adalah musibah. Pihak korban tidak menuntut penyelesaian secara hukum dan menolak autopsi. [B-12]

BACA JUGA:  NTB Ekspor 37 Ribu Tas Ketak ke Arab Saudi