Setelah Pencarian lebih dari 17 Jam, Tim Gabungan Temukan Jenazah Warga Bima Terseret Banjir

Tim Pos SAR Bima dan Warga saat Mengevakuasi Jenazah Korban ke Rumah Duka di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima setelah Ditemukan, Jumat (3/2/2023) Siang. Dok SAR Bima.
Tim Pos SAR Bima dan Warga saat Mengevakuasi Jenazah Korban ke Rumah Duka di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima setelah Ditemukan, Jumat (3/2/2023) Siang. Dok SAR Bima.

Bima, Berita11.com— Setelah proses pencarian lebih dari 17 jam, Yusuf Ibrahim (50 tahun), warga Desa Dena, Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Nusa Tengggara Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret banjir Kamis (2/2/2023) sore, akhirnya ditemukan warga dan tim gabungan dalam kondisi telah meninggal dunia, sekira pukul 13.00 Wita, Jumat (3/2/2023).

Komandan Pos SAR Bima, Aryansah Sosilo mengatakan, korban ditemukan sekira pukul 13.00 Wita oleh warga yang ikut membantu mencari. Tubuh korban mengambang 300 meter di tepi sungai dari titik awal korban dilaporkan hilang terseret banjir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Teka-Teki Capres PDI Perjuangan Terjawab, Megawati Umumkan Sosok Gubernur Jateng

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi tim gabungan dan warga yang melakukan pencarian.

Suasana saat Jenazah Warga Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima setelah ditemukan mengambang tak jauh dari lokasi pertama kali terseret, Jumat (3/2/2023) Siang. Dok SAR Bima.

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Aryansah Sosilo Jumat (3/2/2023).

Diakui Aryansah, proses pencarian korban cukup lama karena kondisi arus sungai yang deras dan karena dihalangi tumpukan sampah dan ranting kayu di lokasi pencarian. Sejak Kamis (2/2/2023) malam, tim SAR menyisir lokasi sekitar pertama kali korban terseret dengan memberishkan material sampah yang mengambang di atas sungai. [B-12]

Pos terkait