Desak Terduga Pembacok Ditangkap, Massa Tutup Ruas Jalan

Kondisi ruas jalan Lintas Tente-Parado di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang ditutup oleh massa, Kamis (23/2/2023) sore.
Kondisi ruas jalan Lintas Tente-Parado di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang ditutup oleh massa, Kamis (23/2/2023) sore.

Bima, Berita11.com— Massa yang dikoordinir oleh Nasaruddin menutup ruas jalan Lintas Tente Parado di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/2/2023) sore. Massa mendesak aparat kepolisian segera menangkap pria berinisial EM yang diduga membacok warga di desa setempat pada Sabtu (18/2/2023) lalu.

Akibat aksi massa, arus lalu lintas kendaraan di ruas jalan yang menghubunngkan beberapa kecamatan di wilayah bagian selatan Kabupaten Bima itu terhambat. Sekira pukul 17.00 Wita, blokade ruas jalan kemudian dibuka aparat kepolisian dari Polres Bima, sehingga arus lalu lintas kembali lancar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Nah, Bawaslu Kabupaten Bima Temukan Peserta Ujian Tertulis PPS Terindentifikasi dalam Sipol

Dalam aksinya massa mendesak aparat kepolisian segera menangkap pria berinisial EM, karena hingga sekarang masih “bernyanyi” di media sosial sehingga memicu kemarahan sejumlah kerabat korban yang dianiaya.

“Apabila pelaku belum diamankan, maka kami dari masyarakat Desa Tangga akan melakukan blokir jalan kembali,” ultimatum salah satu anggota massa.

Kapolsek Monta Kabupaten Bima, AKP Takim membenarkan terkait aksi massa di Desa Tangga Kecamatan Monta.

Aksi massa berkaitan kasus penganiayaan yang dialami warga di Desa Tangga Kecamatan Monta di Desa Tenga Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Sampai saat ini terduga penganiaya masih melarikan diri. “Jalan dibuka setelah diberikan pemahaman,” ujar AKP Takim kepada Berita11.com melalui layanan media sosial whatshapp, Kamis (23/2/2023).

BACA JUGA: Sudah 2.000 lebih KTP Digital di Kabupaten Bima, 16.673 Jiwa Pindah Keluar, 13.871 Pindah Masuk

Sebelumnya, pada Senin (20/2/2023) lalu, massa yang sama juga melakukan aksi yang sama menutup ruas jalan. Mereka mendesak pelaku penganiayaan segera ditangkap. [B-12/B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait