Keponakan Tega Aniaya Paman hingga Terluka Parah

Nurdin, petani di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, NTB, korban pembacokan mendapat penaganan intensif dari pihak medis akibat luka serius yang dialaminya.
Nurdin, petani di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, NTB, korban pembacokan mendapat penaganan intensif dari pihak medis akibat luka serius yang dialaminya.

Bima, Berita11.com— Entah apa yang merasuki pemuda 23 tahun berinisial FS dan UL (19 tahun), mereka tega menganiaya pamannya sendiri Nurdin hingga terluka para di kepala, pergelangan tangan dan badan.

Petani di Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat itu harus mendapatkan perawatan serius oleh pihak medis dan harus menerima beberapa jahitan di badannya karena dibacok kedua terduga pelaku, Minggu (26/2/2023).

Bacaan Lainnya

Usut punya usut, korban dibacok kedua terduga pelaku setelah “adu mulut” ketiganya. Kedua terduga pelaku tak dapat menerima dicurigai oleh korban mengambil beras di gubuk di tengah sawah milik milik korban, sehingga emosi dan membacok korban bertubi-tubi.

BACA JUGA: Sorot Masalah Pertanian dan Infrastruktur, Unjuk Rasa BEM UMBO Ricuh

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Soromandi, Inspektur Dua Ferdy Miharja. Dia mengatakan, aparat kepolisian masih berupaya menenangkan pihak kerabat korban untuk mencegah aksi balas dendam. “Kita masih imbau keluarganya,” ujar Ferdy.

Informasi yang diperoleh Berita11.com, kedua terduga penganiaya merupakan adik kakak dan masih memiliki hubungan kerabat dengan korban.

Korban diselamatkan sejumlah warga dan dibawa ke Puskesmas Kilo Kabupaten Dompu. Namun pihak medis setempat menyarankan agar korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu karena luka serius yang dialami korban.

Hingga kini terduga pelaku masih diburuh pihak kepolisian. Sebelumnya Bhayangkara Pembina Kamtibmas Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, menyampaikan imbauan dan pesan Kamtibmas kepada masyarakat dan kerabat korban agar menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

BACA JUGA: Satu Selamat, Suami Istri dan Satu Awak lain KM Cahaya Illahi masih Dicari

Babinkamtibmas setmpat juga mengimbau masyarakat agar menyampaikan informasi jika mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku, sehingga bisa ditangkap aparat kepolisian dan diproses hukum. [B-12/B-22]

Pos terkait