Tiga Hari Pencarian, Korban Tergulung Ombak di Pantai Selatan Bima Ditemukan tak Bernyawa

Proses evakuasi jenazah korban oleh tim Pos SAR Bima dibantu warga, Selasa (7/3/2023) sore.
Proses evakuasi jenazah korban oleh tim Pos SAR Bima dibantu warga, Selasa (7/3/2023) sore.

Bima, Berita11.com— Setelah melalui proses pencarian selama tiga hari, Aminunsyah, remaja 19 tahun yang tergulung ombak di Pantai Lere Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, 5 Maret 2023 lalu, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh nelayan dan tim gabungan SAR, sekira pukul 15.50 Wita, Selasa (7/3/2023).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyra mengatakan, korban ditemukan oleh nelayan dan tim gabungan setelah proses pencarian selama tiga hari.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Penumpang Kapal di Poto Tano Jalani Swab Antigen, Begini Hasilnya

Korban merupakan petani dari Desa Wane Kecamatan Parado Kabupaten Bima yang tenggelam tersapu ombak saat mandi bersama tiga orang rekannya di Pantai Lere, Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Minggu (5/3/2023) siang.

“Jenazah korban sudah ditemukan. Kami berkoordinasi dengan Camat Parado,” ujar Isyra melalui layanan media sosial whatshapp, Selasa (7/3/2023) sore.

Petugas Pos SAR Bima dan tim gabungan mengarungi deras ombak siang dan malam mencari jenazah korban.

Sebelumnya, korban terseret ombak saat asyik mandi di Pantai Lere Kecamatan Parado Kabupaten Bima sekira pukul 13.00 Wita. Ketika itu, tiba-tiba ombak besar menyapu korban dan rekannya, Iksan yang sedang mandi di tepi pantai.

Melihat kondisi sejumlah korban yang tersapu ombak, sejumlah rekan korban lainnya berupaya menolong. Rekan korban bernama Ikhsan berhasil diselamatkan, sedangkan korban tergulung ombak dan hingga dicari tim gabungan.

BACA JUGA: Gerebek Rumah, Polisi Tangkap Pemilik Narkoba di KSB

Sejumlah tim gabungan dari Pos SAR Bima dan aparat kepolisian dibantu warga berupaya mencari korban, namun hingga Minggu (5/3/2023) tidak membuahkan hasil.

Proses pencarian dilanjutkan siang hingga malam hari. Bahkan beberapa warga berupaya melakukan ritual khusus agar korban segera ditemukan. [B-22/B-12]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait