Diguyur Hujan Lebat, Jalan di Desa ini Putus Akibat Longsor

Kondisi jalan putus di Desa Kaowa Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat setelah curah hujan tinggi melanda wilayah setempat Rabu hingga Kamis (23/3/2023) dini hari.
Kondisi jalan putus di Desa Kaowa Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat setelah curah hujan tinggi melanda wilayah setempat Rabu hingga Kamis (23/3/2023) dini hari.

Bima, Berita11.com— Intensitas hujan tinggi di wilayah Bima dan daerah sekitar pada Rabu (22/3/2023) memicu longsor di Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. Akibatnya, jalan raya di Desa Kaowa wilayah setempat putus setelah longsor pada Kamis (23/3/2023) dini hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyrah melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Nurul Huda, menjelaskan, longsor yang menyebabkan jalan putus di Desa Kaowa Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima terjadi sekira pukul 01.20 Wita.

Bacaan Lainnya

“Jalan putus di Desa Kaowa Kecamatan Lambitu, kejadian jam 01.20 Wita, setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi,” ujar Nurul Huda kepada Berita11.com melalui layanan media sosial whatshapp, Kamis (23/3/2023).

BACA JUGA: Duh, Duda Rudapaksa Anak di Bawah Umur setelah Kenalan Melalui Medsos

Nurul Huda menyebut, akibat kejadian tersebut sedikitnya 230 kepala keluarga (KK) dari tiga dusun di Desa Koawa Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima terdampak bencana.

Hujan deras yang memicu air bah dari sungai di desa setempat juga nyaris menerjang dan merusak bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa setempat, sehingga Kepala Desa Kaowa mengusulkan pemerintah daerah agar membuat alur sungai di desa setempat lurus.

Nurul Huda menjelaskan, pasca jalan ambles, Pemerintah Kabupaten Bima langsung merespon. Petugas BPBD Kabupaten Bima dan Dinas PUPR meninjau lokasi longsor di Desa Kaowa Kecamatan Lambitu.

Selain itu, jelas dia, Camat Lambitu dan Kepala Desa Kaowa bersama masyarakat langsung melaksanakan gotong royong membuat jalan darurat pada Kamis (23/3/2023) pagi.

BACA JUGA: Tiga Desa di Kabupaten Bima Direndam Banjir saat Waktu Sahur

Sejumlah kendaraan dapat melewati jalan darurat yang dibuat camat, kepala desa dan masyarakat.

“Sekarang jalan darurat sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan roda empat,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin (BMKG Bima) melalui broadcast Rabu (22/3/2023) menyampaikan peringatan dini cuaca Kabupaten Bima dan Dompu adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat (petir) dan angina kencang pada pukul 20.10 Wita, meliputi Kecamatan Belo, Woha, Madapangga, Lambitu, Wawo, Bolo Kabupaten Bima, Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Kecamatan Palibelo, Kota Bima, Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa dan dapat meluas ke wilayah Dompu, Kecamatan Kempo, Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Kecamatan Ambalawi, Wera, Monta, Parado, Sanggar, Tambora, Pekat, Empang, Soromandi, Donggo dan sekitarnya.

BMKG Bima memperkirakan kejadian tersebut akan berlangsung hingga pukul 22.10 Wita. [B-22]

Pos terkait