Kendala Teknis Sistem Rem, Penerbangan Sipil Bima-Lombok Ditunda, ini Penjelasan Maskapai

Wings Abadi Airlines IW 1865 parkir di Airport Apron BMU setelah gagal take off karena kendala teknis, Minggu (26/3/2023).
Wings Abadi Airlines IW 1865 parkir di Airport Apron BMU setelah gagal take off karena kendala teknis, Minggu (26/3/2023).

Bima, Berita11.com— Penerbangan sipil pesawat Wings Abadi Airlines (Lion Air Grup) dengan nomor lambung IW 1865 dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima (BMU) tujuan Bandara Internasional Muhammad Zainuddin Majid (Bizam) Lombok ditunda karena kendala teknis, Minggu (26/3/2023) pagi. Sebanyak 65 penumpang pesawat pun terpaksa diturunkan oleh pihak maskapai karena masalah teknis sistem pengereman pesawat.

Masalah gagalnya penerbangan sipil disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Rafidin melalui siaran langsungnya di media sosial. Dia gusar karena setelah naik di pesawat, tiba-tiba ada pengumuman pilot yang menginformasikan adanya gangguan dan meminta seluruh penumpang agar turun dari pesawat.

Bacaan Lainnya

“Terjadi penundaan keberangkatan kami, karena pesawat Wings Air ada kerusakan teknis (pesawat nomor) IW 1865. Ini ada tiga anggota DPRD yang sedang berjalan,” kata Rafidin dalam siaran langsungnya.

BACA JUGA: Sikapi Omnibus Law RUU Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia Aksi Damai

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang merupakan mantan wartawan itu menjelaskan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima di antara puluhan penumpang Wings Air Abadi Airlines IW 1865 di antaranya politisi PPP, Erwin, dan dua anggota DPRD Kabupaten Bima, Muhdar dan Ismail serta staf Bagian Hubungan Masyarakat DPRD Kabupaten Bima, Syarifuddin Aziz.

“Terpaksa kita tunda, kita ganti pesawat. Kalau kita paksa dengan peswat ini bisa terjadi PAW (pergantian antarwaktu) puluhan anggota DPRD,” kata Rafidin dikutip, Minggu (26/3/2023).

Informasi yang diperoleh, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima yang masuk dalam komposisi Badan Anggaran (Banggar) berencana mengikuti konsultasi dengan Menteri Dalam Negeri terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 212/PMK.07/2022 tentang Indikator Tingkat Kinerja Daerah dan Ketentuan Umum Bagian Dana Alokasi Umum.

Sejumlah anggota Banggar DPRD Kabupaten Bima tersebut akan melaksanakan perjalanan ke Jakarta menggunakan pesawat melalui Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima (BMU) ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Tengah (LOP), kemudian melanjutkan perjalanan (connecting flight) ke Jakarta.

BACA JUGA: Segel Kafe Falcao Dibuka, Owner siap Terima Sanksi jika Nodai Norma Agama dan Kesusilaan

Sebagaimana informasi yang diperoleh Berita11.com, penerbangan sipil Wings Abadi Airlines IW 1865 berangkat (departed) pukul 07.15 dan on time pukul 07.30 Wita dan perkiraan tiba di BIZAM pukul 08.40 Wita.

Pesawat IW 1865 juga memiliki jadwal (scheduled) penerbangan pada hari Senin, 27 Maret 2023 dari Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima (BMU) pukul 07.30 Wita dan jadwal tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (LOP) pukul 08.30 Wita.

Landside Wings Abadi Airlines (Lion Air Group) Bandara Sultan M Salahuddin Bima, Ulfa Dwiyanti yang dihubungi Berita11.com, memastikan tidak ada jadwal penerbangan maskapai setempat yang dibatalkan (cancelled).

“Cuman ada yang delay (penundaan) karena technical aja,” ujar Ulfa kepada Berita11.com. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait