BPBD: 3 Meninggal Dunia dan 6.807 Jiwa Terdampak Bencana Januari-Maret di Kabupaten Bima

Kondisi pemukiman warga di Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima yang digenangi luapan banjir setelah hujan lebat melanda di wilayah setempat, Sabtu (18/2/2023) pagi. Foto Ist.
Kondisi pemukiman warga di Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima yang digenangi luapan banjir setelah hujan lebat melanda di wilayah setempat, Sabtu (18/2/2023) pagi. Foto Ist.

Bima, Berita11.com— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat tiga orang meninggal dunia dan 6.807 jiwa terdampak bencana alam di Kabupaten Bima pada triwulan pertama tahun 2023 (Januari-Maret).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Isyrah melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, M Nurul Huda menyebut, kerugian dampak bencana yang tercatat selama 1 Januari hingga 31 Maret 2023 sebanyak 31 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 54 rusak ringan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Peta Sebaran Sekolah Rusak di Kabupaten Bima

BPBD Kabupaten Bima mencatat 83 kejadian bencana alam dan bencana nonalam pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2023. Wilayah terdampak bencana banjir meliputi 17 dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima.

“Ya, dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima, 17 kecamatan terdampak bencana banjir dalam periode triwulan pertama 2023,” ujarnya kepada Berita11.com melalui layanan media sosial whatshapp, Sabtu (1/4/2023).

Mengutip informasi perkiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin (Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika/ BMKG Bima), Nurul Huda menjelaskan, curah hujan yang tinggi kerap melanda wilayah Kabupaten Bima pada musim hujan tahun 2023 dan hingga saat ini melanda sebagian wilayah di Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Diterjang Puting Beliung, Empat Rumah Warga Kabupaten Bima Rusak

Untuk itu, BPBD mengimbau masyarakat agar selalu waspada, karena peringatan dini curah hujan tinggi pada level siaga terdapat di beberapa wilayah di Kabupaten Bima.

“Selama musim hujan masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, angin kencang dan cuaca ekstrim lainnya yang terjadi tiba-tiba dan mengganggu aktifitas sehari-hari,” ujar Nurul Huda.

BPBD Kabupaten Bima juga telah membuat wilayah yang terdampak bencana alam selama triwulan pertama tahun 2023. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait