Tiga Desa di Kabupaten Bima Direndam Banjir saat Waktu Sahur

Kondisi pemukiman warga di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang digenangi luapan banjir, Senin (3/4/2023) subuh.
Kondisi pemukiman warga di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang digenangi luapan banjir, Senin (3/4/2023) subuh.

Bima, Berita11.com— Luapan banjir setinggi 30-80 centimeter menggenangi pemukiman warga di Desa Nisa, Desa Tented an Desa Penapali Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, yang tak jauh dari kantor Pemerintah Kabupaten Bima sejak pukul 03.00 Wita atau waktu sahur, Senin (3/4/2023) dini hari.

Akibat kejadian ini sejumlah warga terdampak luapan banjir kesulitan untuk melaksanakan sahur. Sementara itu, sebagian warga RT 01 dan RT 02 Desa Penapali Kecamatan Woha Kabupaten Bima terpaksa mengungsi di Dusun Pali, masih di satu desa yang sama.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Mi6: Region Sunda Kecil Bakal Menjadi Epicentrum Perebutan Dukungan Pilpres 2024

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyrah melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, M Nurul Huda mengatakan, luapan banjir mulai terjadi sekira pukul 03.00 Wita.

Banjir meluap di Lapangan Garuda Desa Tente dan mengalir ke saluran air utama pinggir jalan di desa setempat. “Warga Dusun Beringin ada yang mengungsi di Dusun Karya Desa Nisa,” ujar Huda kepada Berita11.com, Senin (3/4/2023) pagi.

Dijelaskan dia, jalur dari Desa Tente ke Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima untuk sementara aman dari luapan banjir dan masih bisa dilalui oleh kendaraan.

“Sebagian warga Dusun Beringin Desa Nisa kesulitan memasak makanan untuk sahur,” ujar dia.

BACA JUGA: Soal Masjid di Perumahan Relokasi, ini Penegasan Kepala Kemnag Kabupaten Bima

Sementara itu, sejumlah warga di RT 01 dan 02 Desa Penapali Kecamatan Woha Kabupaten Bima mengungsi di dusun sekitar karena luapan banjir semakin meningkat sekira pukul 04.30 Wita.

Hingga saat ini, belum diketahui jumlah kerugian material dari luapan banjir tersebut. [B-22]

Pos terkait