Petani di Bima Ditebas hingga Tewas oleh Pemabuk saat Melintasi Jalan Sepi

Kerumunan warga yang melihat korban terkapar di jalan raya usai dibacok, Selasa (5/9/2023) malam.
Kerumunan warga yang melihat korban terkapar di jalan raya usai dibacok, Selasa (5/9/2023) malam.

Bima, Berita11.com— Malang nian menimpa M Tayeb, petani 40 tahun asal Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Korban tewas setelah dibacok oleh pria berinisial AS yang sedang mabuk saat melintasi jalan sepi di perbatasan Desa Parangina Kecamatan Sape dengan Desa Monta Baru Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, sekira pukul 19.10 Wita, Selasa (5/9/2023).

Informasi yang diperoleh, sebelum peristiwa tersebut, korban sempat bertamu di rumah rekannya di Kecamatan Sape Kabupaten Bima, namun dalam perjalanan pulang menuju Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, korban tiba-tiba dihadang terduga pelaku dan ditebas beberapa kali hingga terkapar di jalan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Polisi Ringkus Dua dari Tiga Terduga Penganiaya Warga Soro hingga Tewas

Sejumlah warga yang melihat kondisi korban terkapar di jalan kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat keamanan sekitar. Setelah itu korban dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Sape.

Tak lama kemudian, aparat kepolisian berhasil membekuk terduga pelaku kekerasan terhadap korban. Pelaku dibawa ke Markas Polres Bima Kota.

Kapolsek Sape, Ajun Komisaris Polisi, Sulaiman membenarkan peristiwa yang menimpa korban. Setelah menerima laporan warga, aparat kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban.

Sulaiman mengungkapkan, peristiwa tersebut dipicu selisih paham antara korban dan terduga pelaku. Selain itu, peristiwa tersebut dipicu pengaruh alcohol yang dikonsumsi terduga pelaku.

“Akibat adanya selisih paham dan ketersinggungan, sebab pengaruh alkohol atau miras, peristiwa pembacokan pun terjadi hingga merenggut nyawa,” ujar Sulaiman.

BACA JUGA: Terjebak Gelombang, Polairud Polres Bima Kota dan Pos SAR Evakuasi Tujuh Nelayan dari Perairan Sangiang

Sementara itu, pihak keluarga korban menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat Kepolisian dan meminta pihak Kepolisian agar memberikan hukuman yang adil. [B-12]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait