Kapal Tabrakan Sekitar Sangiang, Polairud Polres Bima Kota Evakuasi 18 WNA

Belasan warga negera asing yang berhasil dievakuasi oleh Satuan Polairud Polres Bima Kota dari kapal layar motor yang bertabrakan dengan kapal motor di laut sekitar Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
Belasan warga negera asing yang berhasil dievakuasi oleh Satuan Polairud Polres Bima Kota dari kapal layar motor yang bertabrakan dengan kapal motor di laut sekitar Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Kota Bima, Berita11.com— Kapal Motor Wijaya Kusuma 1 bertabrakan dengan Kapal Layar Motor Sehat Elona di sekitar laut Sangiang Kecamatan Wera Kabupten Bima, Nusa Tenggara Barat, sekira pukul 07.30 Wita, Kamis (5/10/2023).

Pejabat Sementara Kepala Unit Patroli Satuan Polairud Polres Bima, Brigadir Kepala Fajarnuari menjelaskan, setelah menerima informasi adanya kapal yang bertabrakan, dirinya bersama Pejabat Sementara Kepala Bagian Opersi Satuan Polairud Polres Bima Kota, Ajun Inspektur Satu Sufuwan mengecek informasi tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Bandar Judi Online di Dompu Ditangkap Polisi

Selain memeriksa kondisi kapal yang bertabrakan, pihaknya mengecek kondisi 18 warga Negara asing (WNA) yang dimuat kapal yang bertabrakan tersebut.

Fajarnuari menjelaskan, sebelum tabrakan, sekira pukul 20.00 Wita, Rabu (4/10/2023), KM Wijaya 1 berlayar dengan rute tujuan Ende Nusa Tenggara Barat.

KLM Sehat Olena yang melintas didepan KM Wijaya Kusuma 1 di Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima.

Saat melihat lampu navigasi kapal yang melintas di depannya dari KLM Sehat Olena, nakhoda KM Wijaya 1 berupaya memanggil menggunakan radio, tapi tidak mendapat jawaban.

“Sebaliknya KLM Sehat Olena yang melintas di depan KM Wijaya Kusuma 1 melakukan panggilan menggunakan radio tapi tidak dijawab,” ujarnya.

Akibat dari kondisi tersebut, tubrukan kedua kapal tidak terelakan, ditambah dorongan arus. Lambung KLM Sehat Olena rusak akibat tubrukan tersebut.

BACA JUGA: Wanita Paruh Baya ini Ditangkap Tim Puma, ini Sebabnya

“Selanjutnya personil Satuan Polairud menjemput kedua nahkoda kapal untuk dibawa ke kantor Desa Sangiang guna berkordinasi dengan KSOP Bima terkait kejadian tersebut,” ujarnya.

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait