Cerita Warga Taiwan saat Gempa Bumi 7,4 SR Mengguncang Bangunan

Kondisi bangunan di Taiwan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 SR, Rabu (3/4/2024) pagi hari waktu setempat.

Bima, Berita11.com— Gempa bumi berkekuatan (magnitudo) 7,4 Skala Ritcher (SR) mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024) pagi waktu setempat. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas dan lebih dari 700 orang mengalami luka-luka.

Bempa besar ini berpusat di lepas pantai timur Taiwan, tepatnya di Hualien Taiwan. Akibat gempa tersebut pihak berwenang di Jepang dan Filiphina mengeluarkan peringatan ancaman tsunami dan meminta warga di pesisir pantai untuk mengungsi.

Bacaan Lainnya

Gunjangan gempa tersebut dirasakan cukup lama oleh masyarakat di New Taiepi Taiwan. Sejumlah warg panik dan berhamburan keluar banguann. Sejumlah bangunan bertingkat roboh dan miring lebih dari 45 derajat.

Gempa bumi terjadi saat warga hendak berangkat kerja. Berita11.com sempat menghubungi, Lin Shu Chin, salah satu warga Taiwan melalui layanan media sosial facebook.

BACA JUGA: Stasiun Geofisika Mataram Catat 395 Gempa Bumi selama Februari 2023

Ia mengatakan, gunjangan gempa bumi besar dan umumnya membuat warga panik. “Tue ce ice the ti chen you itien man ta the, women siau itiau‘ ( ya, betul sekali, gempa kali ini cukup besar dan membuat kita kaget dan panik, sehingga orang-orang pada keluar rumah semua,” cerita Lin Shu Chin saat dihubungi reproter Berita11.com melalui layanan telpon media sosial facebook, Rabu (3/4/2024) siang waktu Indonesia.

Kondisi bangunan di Taiwan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 SR, Rabu (3/4/2024) pagi hari waktu setempat.

Lin Shu Chin menceritakan, gempa bumi terjadi sekira pukul 07.00 pagi waktu Taiwan. Dikatakannya, berdasarkan informasi BMKG Taiwan, akan ada gempa bumi susulan yang paling besar dalam waktu sepekan ke depan.

“Jadi diharapkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan siaga terhadap bencana yang tiba-tiba terjadi,” ujar dia.

Sebagaimana video gempa bumi Taiwan yang beredar di media sosial menunjukkan kabel listrik bergoyang keras di atas jalan. Video lain menunjukkan lampu gantung berguncang di sebuah restoran, dan video ketiga menunjukkan air tumpah dari akuarium.

BACA JUGA: Kapal Tabrakan Sekitar Sangiang, Polairud Polres Bima Kota Evakuasi 18 WNA

Badan Cuaca Pusat Taiwan mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa tersebut. Peringatan CWA menyarankan warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena tsunami diperkirakan akan berdampak pada wilayah pesisir utara pulau tersebut.

Gempa tersebut merupakan gempa terkuat yang melanda Taiwan dalam 25 tahun terakhir, menurut juru bicara Badan Cuaca Pusat Taiwan.

Pada tahun 1999, gempa berkekuatan 7,7 melanda 93 mil (150 kilometer) selatan Taipei, menewaskan 2.400 orang dan melukai 10.000 lainnya.

Diketahui Taiwan terletak di Cincin Api Pasifik yang membentang di sekitar tepi Samudra Pasifik dan menyebabkan aktivitas seismik dan vulkanik besar-besaran dari Indonesia hingga Chili. Pulau ini sering diguncang gempa bumi.

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter melanda dekat Hualien pada tahun 2018, menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya. Sementara Kabupaten Hualien adalah rumah bagi sekitar 300.000 orang dan dekat dengan Ngarai Taroko, tujuan wisata populer. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait