Dachser Akuisisi Ekspedisi Udara dan Laut di Australia dan Selandia Baru

Armada Dachser.
Armada Dachser.

Berita11.com— Dachser telah mengakuisisi ACA International yang berkantor pusat di Melbourne, Australia. Dengan akuisisi ini, berarti kini jaringan pengangkutan udara dan laut yang dimiliki oleh Dachser sendiri juga mencakup Australia dan Selandia Baru, kedua negara yang bukan hanya memiliki perekonomian yang kuat, namun juga terhubung erat dengan Asia, Eropa, dan Amerika Utara

ACA International mempekerjakan 56 karyawan dan telah menghasilkan pendapatan sekitar EUR75 juta pada tahun 2021. Perusahaan ekspedisi muatan udara dan laut ini didirikan pada tahun 1982, dan merupakan kepemilikan swasta. ACA International menyediakan pelayanan transportasi internasional terpadu kepada para pelanggannya di Australia dan Selandia Baru. Perusahaan ini menempatkan fokus yang kuat dalam hal kualitas, kepakaran, inovasi, dan kolaborasi, juga menggunakan teknologi Informasi terkini.

Perusahaan yang berkantor pusat di Melbourne, Australia ini memiliki dua kantor tambahan di Sydney dan Brisbane. Sedangkan di Selandia Baru, ACA International memiliki kantor di Auckland, Wellington, dan Hamilton. Perusahaan ini juga memiliki kantor cabang tambahan di Kota Kansas, AS. ACA International juga hadir di wilayah Tiongkok Raya. Namun, lokasi-lokasi yang terletak di Tiongkok ini tidak termasuk dalam bagian akuisisi; Dachser telah melayani para pelanggannya di Tiongkok dari lokasinya sendiri sejak tahun 2003.

BACA JUGA: Mendag Korsel akan Sampaikan Sikap soal Chips Act saat Pertemuan dengan AS

Melanjutkan lintasan pertumbuhan

Selama 14 tahun terakhir, ACA International telah dipimpin oleh spesialis logistik udara dan laut yang berpengalaman, yaitu Adam Cruttenden, Glenn Hall, Mark Weeks, dan Hervey Graham. Memimpin Dachser Oceania menuju masa depan, Adam Cruttenden akan memegang peran Direktur Pelaksana ASL Oceania.

“Akuisisi ini memungkinkan Dachser Air & Sea Logistics melanjutkan lintasan pertumbuhannya, dan dengan menambahkan Australia dan Selandia Baru mampu mengisi kesenjangan dalam jaringan global dari lokasi kami sendiri,” kata Edoardo Podestà, COO ASL dan Direktur Pelaksana ASL APAC.

“Hal ini berarti kami bisa menawarkan akses yang lancar kepada para pelanggan kami menuju pasar perekonomian yang dinamis, dengan kondisi lokal yang menarik dan tingkat investasi yang signifikan,” ujar dia.

BACA JUGA: Pewarta Terbunuh Selama Dua Tahun Terakhir: 109 Jiwa, Tewas di Gaza Tembus 119 Orang

Untuk diketahui Dachser adalah perusahaan milik keluarga yang berkantor pusat di Kempten, Jerman, menyediakan logistik transportasi, pergudangan, dan pelayanan kustomisasi dalam dua bidang bisnis: Logistik Udara & Laut Dachser dan Logistik Darat Dachser. Logistik Darat Dachser terdiri dari dua lini bisnis: Logistik Eropa Dachser dan Logistik Makanan Dachser. Pelayanan logistik kontrak yang komprehensif dan berbagai solusi industri khusus untuk industri menjadi pelengkap bagi cakupan bisnis perusahaan. Jaringan pengiriman yang lancar baik di Eropa maupun di luar negeri serta sistem TI yang terintegrasi sepenuhnya memastikan solusi logistik cerdas di seluruh dunia.

Berkat 31.800 karyawan di 376 lokasi di seluruh dunia, Dachser telah menghasilkan pendapatan bersih terkonsolidasi sejumlah sekitar EUR7,1 miliar pada tahun 2021. Pada tahun yang sama, penyedia logistik ini telah menangani total 83,6 pengiriman dengan berat 42,8 juta ton metrik. Dachser diwakili oleh organisasi negaranya sendiri di 42 negara. [B-22]

Pos terkait