Syarat Mengikuti Seleksi CPNS “Pasukan Seno” dari Jalur SMA dan Daftar Gajinya

BIN atau Badan Intelejen Negara merupakan badan yang bertugas menangani permasalahan intelejen. Didirikan pada tahun 1945, dengan nama Badan Istimewa yang dipimpin oleh Kolonel Zulkifli Lubis. Tugas BIN antara lain adalah mengumpulkan data intelejen, mengelola data analisis Intelijen Strategis, memberikan data yang akurat untuk pengambilan keputusan Presiden Indonesia. bin.go.id.
BIN atau Badan Intelejen Negara merupakan badan yang bertugas menangani permasalahan intelejen. Didirikan pada tahun 1945, dengan nama Badan Istimewa yang dipimpin oleh Kolonel Zulkifli Lubis. Tugas BIN antara lain adalah mengumpulkan data intelejen, mengelola data analisis Intelijen Strategis, memberikan data yang akurat untuk pengambilan keputusan Presiden Indonesia. bin.go.id.

Berita11.com— selain untuk formasi sarjana dan magister, pada tahun 2023 lalu, Badan Intelijen Negara (BIN) membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Pada seleksi CPNS tahun 2024 instusi “pasukan pikir” ini, juga akan menerima formasi dari lulusan yang sama.

Sementara itu penerimaan CPNS tahun 2024 akan dimulai bulan depan. Sejumlah instansi pemerintah diketahui telah mengumumkan kebutuhan formasi mulai dari kementerian dan lembaga jelang perekrutan CPNS 2024.

Bacaan Lainnya

Terdapat beberapa formasi CPNS 2024 yang bisa dipilih di berbagai instansi negara, khususnya Badan Intelegen Negara (BIN). Saat seleksi CPNS 2023 lalu, terdapat total 77 formasi umum yang dibuka oleh BIN.

Jumlah tersebut ditempatkan pada unit penempatan yang berbeda-beda. Berikut adalah rinciannya:

1. Jabatan: Pemula – Asisten Penata Kelola Intelijen

Jumlah formasi: 28 (umum)

Unit Penempatan: Bagian Operasional, BIN di Daerah, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri

2. Jabatan: Pemula – Asisten Penata Kelola Intelijen

Jumlah formasi: 30 (umum)

Unit Penempatan: Koordinator Wilayah, BIN di Daerah, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri.

3. Jabatan: Pemula – Asisten Penata Kelola Intelijen

Jumlah formasi: 1 (umum)

Unit Penempatan: SubDirektorat Papua Barat, Direktorat Maluku dan Papua, Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri.

Adapun syarat CPNS Badan Intelijen Negara 2024 untuk lulusan SMA belum ditetapkan dan belum dipublikasikan secara resmi. Namun gambaran besarnya syarat umum CPNS untuk lulusan SMA, yakni:

1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri atau Pegawai Negeri.

3. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang berlaku.

4. Tidak mengalami ketergantungan terhadap narkotika/sejenisnya dan kekuatan hukum yang tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.

BACA JUGA: BIN Gelar Vaksinasi Tahap II Door to Door di NTB Demi Target Herd Immunity

5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat, tidak atas permintaan sendiri, atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau pegawai swasta.

6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

7. Bagi wanita, tidak memiliki tato atau bekas tato di bagian tubuh mana pun. Wanita juga tidak memiliki tindikan atau bekas tindikan selain di telinga, kecuali disebabkan oleh ketentuan adat dan agama.

8. Bagi pria, tidak memiliki tato, bekas tato, tindik, atau bekas tindik, kecuali disebabkan oleh ketentuan adat dan agama.

9. Peserta CPNS lulusan SMA, SMK, dan sederajat harus memiliki umur minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun

Sementara itu, persyaratan dokumen Badan Intelijen Negara untuk lulusan SMA yang perlu dipenuhi:

1. Kartu Keluarga (KK) terbaru.

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

3. Ijazah SMA/SMK/Sederajat.

4. Transkrip nilai pasfoto dengan latar belakang merah.

5. Dokumen lain yang dibutuhkan sesuai persyaratan jabatan yang akan dilamar.

Diketahui untuk menjadi seorang pegawai BIN harus memiliki kredibilitas dan tanggung jawab yang besar karena berkaitan dengan kedaulatan negara. Maka dari itu, seorang pegawai BIN memiliki gaji yang fantastis mengingat hasil kerja keras yang dilakukannya kepada negara.

Dirangkum dari sejumlah sumber, besaran gaji pegawai BIN diatur berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan BIN.

Tahap awal anggota BIN akan menempati golongan 3A atau disebut perwira pertama. Tugasnya berkaitan sektor keamanan sesuai dengan perintah yang diberikan.

Sementara merujuk Badan Pemeriksa Keuangan RI, gaji PNS golongan 3A di BIN memiliki gaji pokok dengan kisaran antara Rp2,5 juta hingga Rp4,2 juta. Gaji tersebut belum termasuk tunjangan lainnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 117 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan BIN. Pegawai BIN menerima tunjangan kinerja setiap bulan didasarkan pada penilaian reformasi birokrasi, pencapaian kinerja organisasi, dan pencapaian kinerja individu.

BACA JUGA: Lulusan PPPK Tahun 2023 di Kabupaten Bima Diminta Setor Masing-masing Rp5 Juta

Adapun tunjangan kinerja Kepala BIN mencapai 150 persen dari tunjangan kinerja tertinggi di lingkungan BIN, sementara besaran tunjangan kinerja untuk pegawai lainnya ditetapkan berdasarkan kelas jabatan di lingkungan masing-masing.

Berikut rincian 17 tingkatan kelas jabatan.

1. Kelas Jabatan 1: Rp2.531.250

2. Kelas Jabatan 2: Rp2.708.250

3. Kelas Jabatan 3: Rp2.898.000

4. Kelas Jabatan 4: Rp2.985.000

5. Kelas Jabatan 5: Rp3.134.250

6. Kelas Jabatan 6: Rp3.510.400

7. Kelas Jabatan 7: Rp3.915.950

8. Kelas Jabatan 8: Rp4.595.150

9. Kelas Jabatan 9: Rp5.079.200

10. Kelas Jabatan 10: Rp5.979.200

11. Kelas Jabatan 11: Rp8.757.600

12. Kelas Jabatan 10: Rp5.979.200

13. Kelas Jabatan 11: Rp8.757.600

14. Kelas Jabatan 14: Rp17.064.000

15. Kelas Jabatan 15: Rp19.280.000

16. Kelas Jabatan 16: Rp27.577.500

17. Kelas Jabatan 17: Rp33.240.000

Untuk diketahui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengkonfirmasi tahun ini bahwa pemerintah sengaja mengalokasikan lebih banyak formasi CASN tahun 2024 untuk instansi di daerah.

Menurut Azwar, pemerintah daerah saat ini membutuhkan lebih banyak tenaga ASN dibandingkan pemerintah pusat.

“Formasi instansi daerah tahun ini memang kita alokasikan lebih besar dari pada di instansi pusat karena kita lihat di daerah banyak membutuhkan tenaga ASN untuk pelayanan publik,” ujarnya dikutip Selasa, 13 Februari 2024.

Jumlah formasi yang ditawarkan pada rekrutmen CASN 2024 terbagi menjadi dua, yaitu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan CPNS. Adapun pada instansi pusat, 207.247 formasi CPNS 2024 dan 221.936 formasi PPPK.

Sementara itu, instansi daerah 483.575 formasi CPNS dan 1.383.758 formasi PPPK.

Merujuk pelaksanaan CPNS sebelumnya, beberapa persyaratan umum untuk mendaftar CPNS yang bisa disiapkan, antara lain:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

2. Kartu Keluarga (KK)

3. Ijazah

4. Transkrip nilai

5. Pas foto

6. Dokumen yang diperlukan sesuai dengan instansi atau kementerian tujuan. (*)

Pos terkait