Siap jadi Agen Program Stunting dan Lawan Narkoba, Peserta PPL KKN Terpadu STKIP Tamsis Dilepas

Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Menyampaikan Sambutan saat Prosesi Yudisium, Jumat (11/3/2022) lalu.
Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Menyampaikan Sambutan saat Prosesi Yudisium, Jumat (11/3/2022) lalu.

Bima, Berita11.com— Sebanyak 260 orang dari 540 mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan- Kuliah Kerja Nyata (PPL KKN) Terpadu Angkatan VII Tahun 2023, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Bima dilepas secara bergelombang di halaman kampus setempat, Kamis (20/7/2023).

Ratusan mahasiswa peserta PPL KKN Terpadu akan menyebar pada puluhan posko KKN STKIP Tamsis Bima di wilayah Kabupaten Bima dan Kota Bima. Selain mensukeskan program kerja dari kampus, ratusan peserta PPL KKN akan menjadi agen untuk mensukseskan program mencegah stunting dan agen untuk mencegah Narkoba.

Bacaan Lainnya

Ketua STKIP Tamsis Bima, Dr Ibnu Khaldun Sudirman berharap seluruh peserta PPL KKN Terpadu Angkatan VII ikut mensukseskan program yang dicanangkan kampus. Selain itu, mensukseskan program mencegah stunting dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) maupun program mencegah Narkoba dari Polres Bima.

“Mahasiswa yang mengikuti program PPL KKN Terpadu Angkatan VII ini, harus mampu memberikan perubahan di desa lokasi. Jangan lupa juga untuk terus mengupgrade (meningkatkan) kemampuan diri,” ujar Ibnu.

BACA JUGA: Monitor Obat yang Ditarik BPOM, Polsek Sanggar Sisir Sejumlah Apotik

Menurutnya, PPL KKN Terpadu merupakan momentum bagi mahasiswa bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, Ibnu berharap, banyaknya peserta sepadan dengan kualitas, sehingga program terlaksana dengan baik.

“Perencanaan Proker (program kerja, red) juga diharapkan memuat kegiatan-kegiatan transformasi yang mengedepankan visi dibanding fisik,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima, Nurdin mengatakan, perlu tiga unsur pendukung yang berkolaborasi untuk mencegah stunting, di antaranya dengan menentukan sasaran, memastikan sasaran memperoleh pelayanan dan memanfaatkan intervensi dari dinas, desa dan masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu untuk memanfaatkan kemudahan akses yang telah tersedia. Insya Allah, pada 20 Juli mendatang Kepala DP3AP2KB akan mengundang langsung ke kantor bagi seluruh DPL (dosen pembimbing lapangan) dan ketua posko untuk berkoordinasi lebih lanjut untuk mensukseskan acara PPL KKN Terpadu Tahun 2023,” isyarat Nurdin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Bina Masyarakat, Kepolisian Resor Bima, Inspektur Satu Suherman mengatakan, mahasiswa harus mampu menjadi agen pengendali sosial bagi masyarakat dengan melakukan hal-hal yang sederhana. Contohnya, mampu mengkampanyekan bahaya Narkoba bagi masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Tamsis Bima, Zulharman menyebut, 260 mahasiswa mengikuti pelepasan tahap pertama akan menyebar pada sejumlah posko yang relatif dekat dengan kampus.

BACA JUGA: Geledah Rumah di Desa Air Suning KSB, Polisi Tangkap Pemilik Sabu-sabu

Peserta PPL KKN Terpadu yang dilepas pada gelombang pertama menuju sejumlah posko, yaitu di Desa Nata Kecamatan Palibelo, Desa Ntonggu Kecamatan Palibelo, Desa Keli dan Desa Risa Kecamatan Woha, Desa Baralau dan Desa Tangga Kecamatan Monta, Desa Rada Kecamatan Bolo, Desa Woro dan Desa Campa Kecamatan Madapangga, Kelurahan Ule dan Kelurahan Kolo Kota Bima, serta Desa Teta Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima.

Kemudian pada pelepasan gelombang kedua pada Jumat (21/7/2023), peserta PPL KKN Terpadu akan menyebar pada sejumlah posko di antaranya di Desa Rato Kecamatan Lambu, Desa Parado Rato dan Desa Kanca Kecamatan Parado, Desa Sumi Kecamatan Lambu, Desa Oi Maci Kecamatan Sape, Desa Hidirasa dan Desa Ntoke Kecamatan Wera, Desa Rora dan Desa Bumipajo Kecamatan Donggo, Desa Raba Kecamatan Wawo, serta Desa Kananta dan Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.

PPL KKN Terpadu Angkatan VII Tahun 2023 STKIP Tamsis Bima mengusung tema “Penguatan Merdeka Belajar dalam Mewujudkan Masyarakat Berdaya, Mandiri Ekonomi, serta Mencegah Stunting.” [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait