442 Dikukuhkan sebagai Sarjana, Ketua STKIP Tamsis Ungkapkan Capaian Kampus

Sebanyak 442 yang dikukuhkan sebagai sarjana dalam rapat senat terbuka wisuda angkatan XVIII STKIP Tamsis Bima yang digelar di Auditorium Sudirman, pada Kamis (12/10/2023).
Sebanyak 442 yang dikukuhkan sebagai sarjana dalam rapat senat terbuka wisuda angkatan XVIII STKIP Tamsis Bima yang digelar di Auditorium Sudirman, pada Kamis (12/10/2023).

Bima, Berita11.com— Sebanyak 442 orang dikukuhkan sebagai sarjana dalam rapat senat terbuka prosesi wisuda angkatan XVIII Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa (STKIP Tamsis) Bima yang digelar di Auditorium Sudirman, pada Kamis (12/10/2023).

Ketua STKIP Tamsis Bima, Ibnu Khaldun Sudirman mengatakan, STKIP Tamsis Bima yang merupakan kampus yang masih belia dengan segudang capaian dan prestasi, baik nasional maupun internasional.

Bacaan Lainnya

“Sejalan dengan tagline yang menjadi torobosan bagi (STKIP) Tamsis yaitu Tamsis Go Internasional. Hal ini bukan hanya jargon semata melainkan target yang terus diupayakan dengan memperluas jejaring dengan puluhan kampus di mancanegara seperti Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia dengan mengutus mahasiswa dan dosen untuk belajar dan mengetahui suasana pembelajaran di sana,” kata Ibnu saat menyampaikan sambutan.

Ibnu mengulas sejumlah prestasi yang diraih mahasiswa kampus setempat beberapa tahun terakhir. Dia menyebut 358 mahasiswa terserap dalam seleksi secara nasional Kampus Mengajar yang merupakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Ini Pemenang Sayembara Menulis STKIP Tamsis

“Posisi ini sangat diperhitungkan di lingkup Nusa Tenggara Barat menjadi 5 terbaik,” ujarnya.

Dijelaskannya, tantangan yang akan dilalui pada era digitalisasi saat ini, kemungkinan besar gedung-gedung perkuliahan dan bangunan fisik lain sudah tidak diperlukan lagi. “Hal ini menjadi tantangan besar bagi kita,” katanya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, Penjabat (Pj) Wali Kota Bima H Mohammad Rum foto bersama pimpinan Rapat Senat Terbuka wisuda angkatan XVIII STKIP Tamsis Bima, Kamis (12/10/2023)

Menurutnya, STKIP Tamsis Bima juga menjadi satu-satunya kampus rujukan pembelajaran literasi hasil kolaborasi dengan pemerintahan daerah, masyarakat sipil yang didanai oleh Australia.

“Semua ini adalah semua capaian dari teaching at the right level sebuah model pembelajaran literasi, STKIP Tamsis Bima juga diundang ke The University of Melbourne Australia. Tahun 2022, STKIP Tamsis Bima mendapat tamu-tamu kehormatan luar negeri seperti dari Australia, Amerika, bahkan UNICEF untuk menyiapkan kelanjutan penguatan literasi, numerasi dan pendidikan inklusi selama delapan tahun mulai dari 2024- 2032.

Dewan Pembina Yayasan Taman Siswa, Hj Suharni HM Talib mengaku bangga terselenggaranya wisuda angkatan XVIII STKIP Tamsis Bima. Dirinya menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak atas kepercayaan kepada STKIP Tamsis Bima sebagai tempat berproses.

Ketua KONI Provinsi NTB, H Mori Hanafi yang menyampaikan orasi ilmiah pada prosesi wisuda, mengaku bangga atas prestasi olahraga Provinsi NTB pada Pekan Olahraga Nasional PON XX Papua.

“Pertama kali dalam sejarah NTB menduduki posisi sembilan besar. Dengan dua penyumbang medali emas yang berasal dari STKIP Tamsis Bima. PON Sumatra Utara tahun 2024, pemerintah telah menetapkan target meraih 20 medali emas dan akan tetap berada pada delapan atau sembilan besar pada PON 2024 mendatang,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB itu.

BACA JUGA: Kolaborasi Mahasiswa Australia-Indonesia, Kedubes Williams dan FPCI Dukung Talenta Digital

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi mengatakan, STKIP Taman Siswa Bima telah melakukan misi besar sehingga nanti lahir sumber daya manusia yang unggul.

“Karena sumber daya manusia yang unggul akan men-support Indonesia emas di tahun 2045,” ujarnya.

Lanang menjelaskan, LLDIKTI memiliki indikator kinerja utama (IKU) sebagai rujukan kampus, di antaranya mahasiswa memiliki prestasi lokal, regional maupun internasional.

“STKIP Tamsis bahkan telah mencapai prestasi hingga internasional; IKU LLDIKTI telah dilaksanakan. Bahkan STKIP Taman Siswa juga layak untuk mendapatkan predikat unggul jika dilihat dari IKU yang telah dilaksanakan dan dicapai,” ujarnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII berharap wisudawan dan wisudawat STKIP Taman Siswa menjadi bagian sebagai pencipta lapangan kerja melalui kegiatan kewirausahaan. “Karena menurut data terdapat 75% mahasiswa lulus kuliah menjadi pencari kerja,” katanya. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait