Hanya Lima Jam di Bima, ini Kota Selanjutnya yang akan Dikunjungi Balon Presiden Anies

H Zubair HAR. Foto Berita11.com.
H Zubair HAR. Foto Berita11.com.

Kota Bima, Berita11.com— Bakal calon presiden, Anies Baswedan akan bertemu pendukung dan relawannya serta kader Partai Nasdem di Lapangan Serasuba Kota Bima, Selasa (31/1/2023) mendatang.

Setelah mengikuti pertemuan akbar dengan para simpatisan dan pendukugnnya, Anies Basweda juga dijadwalkan mengunjungi Istana Bima atau Museum Asi Mbojo dan Masjid Sultan Salahuddin Bima di Kota Bima.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Ketua Pemenangan Kota Bima dan Kabupaten Bima, Anies Baswedan for Republik Indonesia-1 (ABRI 1), H Zubair HAR.

BACA JUGA: Ratusan Rumah di Kabupaten Bima Terendam Banjir Bandang, Sejumlah Warga Mengungsi

“Senin, 30 Januari 2023 Anies Baswedan tiba di Lombok dan hari Selasa tanggal 31 Januari 2023 sekitar pukul 09.00 Wita, Anies Baswedan tiba di Bandara Sultan Salahudin Bima, kemudian menuju Lapangan Sarasuba Kota Bima,” ujar Zubair yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Ummat Kabupaten Bima kepada Berita11.com di Kota Bima, Senin (16/1/2023).

Setelah menemui para relawan dan parpol pengusung di Lapangan Serasuba Kota Bima, Anies akan mengunjungi Museum Asi Mbojo dan melaksanakan salat zuhur di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima di Kelurahan Paruga Kota Bima.

Zubari mengatakan, usai salat zuhur di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Anies akan makan siang di Hotel Mutmainnah di Kelurahan Penaraga Kota Bima sambil melakukan pertemuan dengan para relawan Anies, kader Partai Nasdem, tokoh agama, tokoh pendidikan serta akademisi.

BACA JUGA: Timsel KPU Kabupaten dan Kota Diadukan Aliansi Peduli Demokrasi NTB

Setelah itu, jelas mantan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bima itu, Anies akan melanjutkan silaturahmi dengan relawan di Kabupaten Sumbawa.

“Jadi rencananya, kunjungan di Kota Bima hanya lima jam,” ujarnya.

Zubair belum mengetahui, apakah saat momentum silaturahmi di Lapangan Serasuba juga akan dimanfaatkan sebagai ajang deklarasi atau tidak. “Kalau deklrasi tidak ada. Tapi bisa saja tergantung perkembangan,” ujar Zubair. [B-12]

Pos terkait