Pesta Demokrasi harus dengan Bahagia, Kapolda NTB Tekankan Atasi Kebuntuan dengan Komunikasi

Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto saat menjadi pemateri FGD Pemilu Damai yang digelar di kantor Camat Sukarbela Kota Mataram, Rabu (12/7/2023).
Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto saat menjadi pemateri FGD Pemilu Damai yang digelar di kantor Camat Sukarbela Kota Mataram, Rabu (12/7/2023).

Mataram, Berita11.com— Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB), Irjen Pol Djoko Poerwanto mengingatkan agar pesta demokrasi pada tahun politik 2024 harus terlaksana dengan suka cita dan bahagia, karena tujuannya demikian.

Menurutnya untuk mengatasi berbagai kebuntuan dalam pelaksanaan demokrasi dengan mengedepankan komunikasi. Catatan itu disampaikan Kapolda NTB saat menjadi pemateri fokus diskusi grup (Focus Group Discussion/ FGD) sosialisasi pemilu damai dalam rangka menciptakan stabilitas Kamtibmas yang kondusif, yang digelar di kantor Camat Sukarbela, Jalan Dr Soejono, Lingkar Selatan Kota Mataram, Rabu (12/7/2023).

Bacaan Lainnya

“Jadi untuk kesuksesan pemilu mendatang maka pesta semokrasi harus bahagia. Antisipasi segalanya denan komunikasi,” kata Kapolda NTB.

BACA JUGA: Ketua Partai Ummat Berharap Bawaslu dan Jajaran Proaktif Awasi Money Politics, tak hanya Tunggu Laporan Masyarakat

Dikatakannya, pesta demokrasi bertujuan untuk menentukan keberlanjutan pemimpin Negara, sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan negara menjadi maju.

Djoko sangat yakin bahwa pesta demokrasi di Kota Mataram akan sukes terlaksana dengan baik dan aman. “Jadikan pesta demokrasi berjalan dengan lancar dan aman. Tujuannya adalah bahagia,” ujarnya dikutip Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Arman Asmara Syarifudin.

Pemateri dan peserta FGD Pemilu Damai foto bersama di kantor Camat Sekarbela Kota Mataram, Rabu (12/7/2023).

Menurutnya, semuanya akan berjalan dengan baik bila ada komunikasi yang intens. Untuk itu, semua pihak harus menjadi komunikasi sebagai kunci untuk menghalau semua hal yang berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan pemilu 2024.

Kapolda NTB juga mengajak semua pemangku kepentingan (stake holder) yang hadir agar tidak memberikan ruang bagi siapapun yang berniat mengganggu kelancaran pesta demokrasi, sehingga pemilu damai dapat terwujud.

Dalam kegiatan FGD, Ketua KPU NTB Suhardi Sound membahas materi tentang netralitas pemilu, sedangkan Ketua Bawaslu NTB Itratif memaparkan tentang pelanggaran yang terjadi pada pemilu termasuk bagaimana pola pencegahannya.

BACA JUGA: Lolos Vermin, Pimda PKN NTB Optimis Lolos Verfak

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB Zamroni Aziz membahas peran serta tokoh agama, tokoh masyarakat , tokoh pemuda dalam mensukseskan pemilu 2024.

Seluruh narasumber sepakat pesta demokrasi 2024 harus berlangsung bahagia, kemudian Komunikasi menjadi kunci semua persoalan. Selain itu bersepekat tidak memberi ruang bagi orang-orang yang mengganggu kelancaran pemilu.

Hadir pada sosialisasi, di antaranya Direktur Intelkam Polda NTB, Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTB, Kabid Humas Polda NTB, Kepala Kemenag NTB, Ketua KPU NTB, Ketua Bawaslu NTB, Kejari NTB, Kejati NTB, Wali Kota Mataram, Kapolresta Mataram, Dandim 1606/Mataram, Camat se-Kota Mataram, Panwascam dan PPK se-Kota Mataram, Muspida Kota Mataram, Kepala KUA se-Kota Mataram, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait