BPKAD KSB Siapkan Rp1 Miliar untuk Tuntaskan Sertifikat Tanah Pemda

Ilustrasi Uang.

Taliwang, Berita11.com— Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Sumbawa Barat (BPKAD KSB) menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk menuntaskan penerbitan sertifikat tanah milik pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Anggaran Rp1 miliar itu disisipkan BPKAD dalam program kerja anggaran melalui APBD Perubahan KSB tahun ini. “Sedang kita usulkan di (APBD) perubahan untuk biaya sertifikat aset tanah itu,”  ujar Kepala BPKAD KSB, Muhammad Yusuf kepada Berita11.com, Selasa, (24/8/ 2021).

Dia menjelaskan, hingga kini masih terdapat 427 persil aset Pemda yang belum dilengkapi sertifikat. Sebanyak 154 persil aset Pemda itu sedang diproses oleh ATR/ Badan Pertanahan Nasional (BPN), sedangkan sisanya 273 persil akan diajukan menggunakan anggaran yang disiapkan pada APBD Perubahan. “Rp1 miliar yang kita siapkan sekarang ini untuk membiayai yang 273 persil,” paparnya.

BACA JUGA:  Aktivis Sorot Pengelolaan Dana BUMDes di Desa Sondosia

Dalam upaya penertiban aset, menurut Yusuf, Pemda KSB selama ini telah melakukan berbagai upaya. Khusus aset berupa tanah, langkah konkretnya mempercepat kelengkapan seluruh bahan administrasinya terutama sertifikat.  

“Alas hak atas tanah itu kan tidak saja sertifikat. Tapi kalau sudah ada sertifikatnya kan lebih baik. Makanya setiap hasil pengadaan kami berupaya secepatnya membuat sertifikatnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk mempercepat penerbitan sertifikat tanah Pemda itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan ATR/ BPN KSB. Pihaknya meminta BPN turut mendukung upaya Pemda KSB segera melengkapi seluruh alas hak tanah dalam bentuk sertifikat. “Yang berwenang kan BPN menerbitkan sertifikat tanah. Jadi kami berharap langkah Pemda ini mereka dukung juga sepenuhnya,” harapnya.

BACA JUGA:  Begini Progres Digital di Provinsi NTB

Untuk diketahui, berdasarkan data BPKAD KSB, hingga tahun 2020 total aset Pemda KSB dalam bentuk tanah tercatat 619 persil. [B-14]