Pimpinan MUI Kabupaten Bima Serukan Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai dan tanpa Money Politics

Ustadz Irwan M.Pd.I (Kiri). Foto Ist.
Ustadz Irwan M.Pd.I (Kiri). Foto Ist.

Bima, Berita11.com— Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima yang juga Direktur Pondok Pesantren Al Maliki Kabupaten Bima, Ustadz Irwan M.Pd.I mengajak segenap masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Bima agar mewujudkan pemilihan umum (Pemilu) 2024 secara damai dan tanpa politik uang (money politics).

Ustadz Irwan mengatakan, keberagaman pilihan politik adalah bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat. Namun, lebih dari itu, semua lapisan rakyat Indonesia juga percaya bahwa persatuan dan kebersamaan sesame elemen bangsa harus tetap diutamakan di atas segalanya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Paguyuban Pasundan Bima Doa Bersama untuk Korban Gempa Cianjur

“Dengan menjaga silaturahmi dan ukhuwah, kita memperkuat fondasi persatuan yang tak tergoyahkan. Mari kita buktikan bahwa kita dapat berbeda pendapat tanpa harus berselisih,” ajak Ustadz Irwan melalui pesan tertulis, Jumat (9/2/2024).

Ketua Ikatan Qori-Qoriah dan Hafiz-Hafizah Kabupaten Bima ini juga mengajak semua elemen bangsa bahu-membahu menciptakan pemilu yang bersih dari segala bentuk kecurangan, termasuk politik uang.

“Inilah saatnya untuk bersama-sama menjadikan Indonesia lebih baik, dengan memastikan setiap suara terdengar, dihormati, dan dihitung dengan jujur,” ujarnya.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Bima ini juga optimis rakyat Indonesia mampu mewujudkan pemilu yang damai dan bermartabat.

“Mari bergerak maju sebagai satu bangsa, satu tujuan. Jadikanlah suara kita sebagai alat untuk memperkuat demokrasi, bukan sebagai sumber perpecahan. Bersama, kita bisa, bersama kita teguh, bersama, kita Indonesia,” tandasnya. [B-22]

BACA JUGA: Pelajar Kelas 6 SD Tewas setelah Loncat di Sungai

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait