Paypal Dibuka Sementara, 6 Aplikasi ini masih Diblokir!

Tangkapan Layar Situs Paypal.

Jakarta, Berita11.com— Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat terdapat 5453 penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang sudah mendaftarkan produknya dengan total 9039 aplikasi. Adapun dari 5453 PSE tersebut, terdapat 63 PSE yang ditangguhkan pendaftarannya lantaran data yang disampaikan kurang lengkap.

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan hingga saat ini setidaknya terdapat 7 aplikasi yang telah diblokir oleh pemerintah. Kebijakan ini dilakukan lantaran mereka belum melakukan pendaftaran dan mematuhi aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Adapun aplikasi tersebut diantaranya yakni, Yahoo Search Engine, PayPal, Epic Games, Steam, game DOTA, game CS, dan Origin (EA). Namun dari ketujuh aplikasi ini, terdapat satu aplikasi yang aksesnya dibuka sementara yakni PayPal.

Kebijakan tersebut diambil lantaran memperimbangkan berbagai masukan dari berbagai pihak. Mengingat, cukup banyak masyarakat yang rupanya menggunakan aplikasi tersebut.

“Ada 7 aplikasi yang diblokir, dan per pagi tadi kami sedang membuka PayPal untuk memberikan waktu ke masyarakat melakukan migrasi. Sehingga sekarang ada 6 yang masih diblokir. Kemudian Steam, DOTA, CS sedang berkomunikasi mudah mudahan segera,” kata dia dalam konferensi pers secara virtual Minggu (31/7/2022)

BACA JUGA:  Iklan Video Naik 65%, Didorong Konsumsi Seluler yang Meningkat Selama Pandemi

Lebih lanjut, untuk PayPal sendiri, pemerintah akan membuka akses sementara dimulai dari Senin 1 Agustus sampai Jumat 5 Agustus 2022. Adapun sampai sekarang belum tercermin itikad baik dari PayPal untuk mendaftarkan diri sesegera mungkin.

Sementara, untuk Steam, game DOTA dan CS sudah melakukan korespondensi dengan pemerintah Indonesia. Dengan begitu ia berharap dalam waktu dekat ini aplikasi tersebut dapat dibuka kembali layanannya di Indonesia.

PayPal: solusi pengiriman uang praktis via internet

Sebelum PayPal didirikan pada tahun 2000, masyarakat masih menggunakan metode pengiriman uang konvensional seperti wesel dan pos. Tentu, metode pengiriman tersebut dinilai tidak praktis lantaran mereka harus datang ke kantor pos atau agensi wesel dan menunggu waktu yang lama agar uang sampai ke pengirim

ehingga, muncul ide dari dua pebisnis sekaligus ahli IT Peter Thiel dan Max Levchin untuk merancang sebuah situs pengiriman uang melalui surel. Thiel dan Levchin kemudian menamakan situs tersebut sebagai PayPal dan sontak disambut dengan baik oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Perbedaan Alat Sadap BAIS TNI dengan Milik KPK

PayPal hingga kini menjadi salah satu metode pengiriman uang berbasis digital yang diminati oleh masyarakat di penjuru dunia. Dengan PayPal, pengguna dapat mengirim sejumlah uang ke rekening pengguna lain melalui beberapa klik tombol saja.

Fitur dan cara kerja PayPal

Dikutip dari laman resmi PayPal, pengguna tinggal mendaftarkan rekening mereka usai menempuh verifikasi dari pihak pengelola situs. Bahkan, pengguna tanpa kartu kredit maupun rekening bank bisa membuat rekening PayPal dan memasukan uang ke rekeningnya.

Selayaknya rekening bank, pengguna dapat memasukan sejumlah uang ke rekening PayPal. Uang dalam rekening tersebut kemudian dapat dikirim ke pengguna lain.

Tak cukup di situ, PayPal juga dapat digunakan sebagai metode pembayaran barang-barang yang dijual di pasar daring, bahkan yang beroperasi di luar negeri sekalipun. Itu lah kenapa PayPal menjadi primadona masyarakat Indonesia ketika membeli barang di situs pasar luar negeri.

Sumber: CNBC Indonesia/ Suara.com.