Bima, Berita11.com– Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Weli (66), seorang petani asal Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang dilaporkan hilang terseret arus sungai sejak Kamis lalu. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada pencarian hari ketiga, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kepala Pos SAR Bima, Muhammad Firdaus, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan oleh SRU (Search and Rescue Unit) 2 yang melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (rubber boat).
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.20 WITA oleh tim perahu karet di seputaran wilayah Dam Sumi. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang (LKP),” ujar Muhammad Firdaus, Sabtu (14/2/2026).
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Kamis (12/2/2026) sekira pukul 17.00 WITA. Saat itu, korban hendak menyeberangi Sungai Dam Raba Ncoha, Dusun Mangge Dalam. Namun, derasnya air kiriman dari pegunungan menyebabkan debit sungai meningkat tajam hingga ketinggian 2-6 meter, yang kemudian menyeret tubuh korban.
Upaya pencarian telah dilakukan secara intensif sejak laporan diterima. Muhammad Firdaus menjelaskan bahwa pada Jumat (13/2), tim gabungan sebenarnya telah melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga waktu Magrib.
“Pada pencarian hari kedua, Jumat kemarin, tim sudah berupaya maksimal menyisir area sungai hingga petang. Namun, kendala di lapangan dan kondisi arus belum membuahkan hasil, sehingga pencarian kami lanjutkan kembali pagi tadi,” tambahnya.
Pada hari ketiga ini, tim SAR membagi kekuatan menjadi dua SRU. SRU 1 melakukan penyisiran darat sejauh 200 meter dari hulu Dam Sumi, sementara SRU 2 melakukan penyisiran air hingga akhirnya menemukan korban.
Pasca ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Dusun Mangge Dalam, Desa Hidirasa, untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari 6 personil Pos SAR Bima, Sat PolAirud Bima Kota, BPBD Kabupaten Bima, Tagana Dinas Sosial, Polsek Lambu, serta dibantu oleh masyarakat setempat dan keluarga korban. Dengan ditemukannya korban, seluruh personil gabungan ditarik kembali ke satuan masing-masing dan operasi SAR dinyatakan ditutup. [B-22]
Follow informasi Berita11.com di Google News











