Perahu yang Ditumpangi Lima Pemancing Hancur setelah Tabrak Tebing di Perairan Karumbu Bima, Satu Korban Hilang

Petugas Pos SAR Bima berupaya mencari korban hilang setelah sebuah perahu pemancing hancur menabrak karang di Karumbu Kabupaten Bima, Rabu (3/12/2025) dini hari.
Petugas Pos SAR Bima berupaya mencari korban hilang setelah sebuah perahu pemancing hancur menabrak karang di Karumbu Kabupaten Bima, Rabu (3/12/2025) dini hari.

Bima, Berita11.com— Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Bima segera melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan setelah sebuah perahu pemancing menabrak tebing karang di Perairan Karumbu pada Rabu (3/12/2025) dini hari. Insiden ini terjadi akibat cuaca buruk dengan gelombang besar yang menerjang perairan tersebut.

Dari lima orang yang berada di atas kapal (Person on Board/ POB), tiga orang dilaporkan selamat dan telah dievakuasi oleh nelayan setempat dan satu orang terjebak di tebing karang, dan satu orang lainnya dinyatakan hilang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Kronologi Delapan Warga Tenggelam di Sekitar Pulau Sangiang

Kepala Pos SAR Bima, M. Darwis, membenarkan adanya laporan musibah tersebut dan menyatakan tim sudah bergerak menuju lokasi.

“Kami menerima laporan dari seorang nelayan bernama Abas pada Rabu pagi terkait insiden perahu pemancing yang ditumpangi lima orang menabrak tebing. Kronologinya, sekitar pukul 05.00 WITA, kapal mereka dihantam gelombang besar hingga menabrak tebing,” jelas Darwis kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Korban yang belum ditemukan diidentifikasi bernama Rusli (54 tahun), warga Penaraga, Kota Bima.

Darwis menjelaskan pada tahap awal pencarian, tiga korban sudah berhasil dievakuasi oleh sampan nelayan, satu korban masih berada di tebing karang  belakangan juga berhasil dievakuasi.

Identitas korban hilang atas nama Rusli, usia 54 tahun, beralamat di Penaraga Kota Bima.

BACA JUGA:  Cat Bunda! Mulai 1 Februari HET Minyak Goreng Curah Rp11.500, Pengusaha Bandel Ditindak Tegas

“Kami sudah memberangkatkan tim rescue lengkap dengan peralatan SAR air untuk melakukan evakuasi dan pencarian,” jelas M. Darwis.

Pos SAR Bima telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk nelayan di sekitar perairan Karumbu, untuk memaksimalkan upaya evakuasi dan pencarian, mengingat kondisi perairan yang saat kejadian dilaporkan memiliki gelombang yang cukup besar. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait