Bima, Berita11.com– Musibah memilukan menimpa seorang anak asal Desa Montabaru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Korban bernama Bajal (12) dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terseret arus sungai saat pulang mencari rumput pada Kamis (5/2/2026) sore.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, M Nurul Huda, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa naas itu terjadi saat debit air sungai yang meningkat.
“Korban atas nama Bajal, usia 12 tahun, putra dari Bapak Mahfud,” ujar M. Nurul Huda, Kamis malam.
Kronologi Kejadian Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya dalam perjalanan pulang setelah mencari pakan ternak (ngarit) sekira pukul 17.00 WITA. Saat hendak menyeberangi sebuah jembatan kayu yang melintasi sungai setempat, korban diduga kehilangan keseimbangan.
Korban terpeleset saat melintasi jembatan kayu tersebut. Karena kondisi arus sungai yang sedang meluap dan deras akibat banjir, korban langsung terjatuh dan terseret arus sebelum sempat diselamatkan oleh rekan-rekannya.
Setelah menerima laporan warga, tim gabungan beserta masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai. Setelah menyisir lokasi selama beberapa waktu, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Jasad korban ditemukan sekitar 700 meter dari titik awal lokasi kejadian,” ujar Huda.
Tim evakuasi langsung membawa korban ke rumah duka di Desa Montabaru untuk disemayamkan.
Atas kejadian ini, BPBD Kabupaten Bima mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di dekat aliran sungai selama musim penghujan. Orang tua juga diminta lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mengingat cuaca ekstrem yang kerap memicu banjir bandang secara tiba-tiba di wilayah Bima. [B-22]
Follow informasi Berita11.com di Google News












