Bupati Bima Bagikan 1.000 Bibit Pohon di Woha

Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi sejumlah pejabat menanam bibit pohon mangga saat melaksanakan program Selasa Menyapa di Kecamatan Woha, Rabu (27/8/2025).
Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi sejumlah pejabat menanam bibit pohon mangga saat melaksanakan program Selasa Menyapa di Kecamatan Woha, Rabu (27/8/2025).

Bima, Berita11.com— Bupati Bima, Ady Mahyudi membagikan 1.000 bibit pohon saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menggelar program Selasa Menyapa di Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Rabu (27/8/2025).

Usai ngopi bareng di Gedung Serba Guna Desa Keli Kecamatan Woha pada Selasa (26/8/2025), Bupati Bima Ady Mahyudi beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima  Murni Suciyanti, Wakil Bupati  H Irfan Zubaedy bersama Ketua Umum GOW  Anita H. Irfan beserta seluruh pejabat teras Pemkab Bima memulai kegiatan Rabu (27/8/2025) dengan senam sehat bersama di lapangan Desa Risa. Kemudian menanam pohon di Desa Keli dan di Desa Risa Kecamatan Woha.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Direktur INOVASI Mark Heward Bertemu Bupati Bima, ingin dengar Cerita tentang TarRL dan KM

Sebanyak 500 pohon dibagikan di Desa Keli dan 500 bibit tanaman produksi dibagikan di Desa Risa. Sebagian besar berupa  varietas mangga yang ditanam di lapangan, halaman kantor desa dan juga dibagikan kepada warga setempat.

Penanaman tersebut sebagai bagian dari upaya penghijauan yang ditujukan untuk mengembalikan fungsi tanah menjadi lahan serapan air, mencegah bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.

Bupati Bima Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati  H Irfan Zubaedy mengungkapkan, target pemerintah daerah di setiap kecamatan yang dikunjungi pada saat program Selasa Menyapa akan ditanami seribu lebih bibit pohon.

Senada dengan Bupati, Wabup Bima,  H Irfan Zubaedy mengungkapkan, varietas mangga dipilih karena selain untuk menghijaukan lingkungan, juga memiliki nilai ekonomis.

BACA JUGA:  Pemkab Bima Tegaskan tidak Ada Celah Permainan pada Penerimaan ASN  

“Artinya, jika 50 persen saja dari ribuan pohon yang ditanam tersebut berproduksi,  dalam jangka waktu tahun tahun tanaman tersebut  memberi nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat setempat,” ucapnya.

Selain penghijauan, di desa Risa, sejumlah pelayanan publik yang direalisasikan dipusatkan di sekolah dan lapangan Desa Keli yaitu pelayanan administrasi kependudukan, layanan izin berusaha, wirausaha, pelayanan dokumen ketenagakerjaan, layanan kesehatan (pemeriksaan kesehatan ibu hamil, balita, remaja, lansia, imunisasi) pemberian makanan tambahan (pmt), dan cek darah, sosialisasi pelatihan berbasis kompetensi, pelayanan sosial (BPJS, PKH, dan lain-lain).

Pelayanan perpustakaan keliling/cafe literasi, Gerakan Pangan Murah (GPM), pelayanan barcode BBM Gratis, pelayanan PLN  Bima Bersinar, layanan berbayar, sertifikat laik fungsi, pelayanan berbayar pajak kendaraan bermotor (SAMSAT Keliling). [B-25]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait