Wali Kota Bima Rombak Pejabat Pemkot Bima

Suasana saat Wali Kota Bima H Arahman H Abidin saat melantik puluhan pejabat saat prosesi mutasi dan rotasi pejabat lingkup Pemkot Bima, Rabu (27/8/2025).
Suasana saat Wali Kota Bima H Arahman H Abidin saat melantik puluhan pejabat saat prosesi mutasi dan rotasi pejabat lingkup Pemkot Bima, Rabu (27/8/2025).

Kota Bima, Berita11.com— Pemerintah Kota (Pemkot) Bima di bawah kepemimpinan Wali Kota Bima, H Arahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan melaksanakan mutasi dan rotasi perdana, Rabu (27/8/2025).

Sejumlah pejabat fungsional, pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator masuk dalam gerbong mutasi perdana yang digelar di aula kantor Pemkot Bima ini.

Bacaan Lainnya

H Mukhtar Landa, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah, digeser menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Kota Bima. Posisinya digantikan oleh Hj Mariamah sebagai Pelaksana Tugas Sekda Kota Bima yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima.

Pada kegiatan mutasi dan rotasi, Wali Kota Bima juga merombak posisi jabatan eselon II.  H Sukarno yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Kesra dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima. Kemudian Siswadi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Bima dilantik sebagai Kepala BPKAD.

Kemudian H Supratman yang sebelumnya menempati posisi sebagai Kepala Dikpora Kota Bima dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima. Agus Purnama, yang sebelumnya menempati posisi sebagai Kepala Dinas PUPR dilantik sebagai Kepala Dinas Perkim Kota Bima.

Selain itu, A Faruk, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perkim dilatnik sebagai Kepala BPBD Kota Bima.  Kemudian Yuliana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinsos dilantik sebagai Kepala DPMPTSP Kota Bima.

Didi Fahdiansyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Damkar Kota Bima dilantik sebagai Kepala PUPR Kota Bima. Kemudian H Ichwanul Muslimin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dishanpan dilantik sebagai Kepala DPPKB Kota Bima. Syarif Rustaman, dari Kepala DLH Kota Bima dilantik segbagai Kepala Bappeda Kota Bima.

BACA JUGA:  Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu Serahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

HL Sukarsana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Kota Bima dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Bima.  M Natsir memimpin Bakesbangpol Kota Bima.

Wali Kota Bima juga melantik A Haris sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Arif Roesman Effendi Kepala Brida Kota Bima, Gufran sebagai Kepala Dishanpan Kota Bima, serta Muhammad Hasyim yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima dilantik sebagai Kepala Diskominfotik Kota Bima.

Sejumlah pejabat administrator  yang dilantik, A Rafik dilantik sebagai Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bima. Kemudian Ririn Kurniawati dilantik sebagai Sekretaris Bappeda. Rusnah dilantik segbagai Sekretaris Diskominfotik Kota Bima, Sri Rahayu dilantik sebagai Kabag Umum Setda Kota Bima dan Hj Rohana dilantik sebagai Sekretaris DPPPA Kota Bima.

Kemudian Ahmad Mufrad, yang sebelumyna menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. Kemudian Hj Suharni dari Kepala DPPKB dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kesra Kota Bima dan  H Mahfud yang sebelumnya menajbat sebagai Kepala Diskominfotik Kota Bima dilantik  sebagai Kepala Dikpora Kota Bima.

Wali Kota Bima, H Arahman H Abidin menegaskan pelantikan tidak boleh dipandang sekadar seremonial rutin, melainkan sebuah momentum penting dalam menggerakkan roda birokrasi Kota Bima agar semakin efektif, disiplin, dan berintegritas.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk meneguhkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Ia mengingatkan jabatan yang diemban bukanlah hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan saja di hadapan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

BACA JUGA:  Suhu Udara di Bima dan Dompu lebih Panas Walau Musim Hujan, Begini Penjelasan BMKG

“Jabatan adalah amanah. Jangan pernah melihatnya sebagai hasil suka atau tidak suka, atau sebagai buah dari kepentingan politik. Tidak ada politik dalam pelantikan ini, tidak ada kepentingan kelompok atau golongan. Yang ada hanyalah kebutuhan organisasi untuk memastikan bahwa setiap kursi birokrasi ditempati oleh orang yang tepat, di waktu yang tepat, dan untuk tugas yang tepat,” ujarnya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Provinsi NTB ini menegaskan mutasi dan rotasi yang merupakan yang pertama di masa kepemimpinannya dan tujuannya murni untuk mendorong agar gerbong birokrasi Kota Bima bergerak semakin cepat, solid, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan pula bahwa setiap pejabat harus menyadari bahwa dirinya adalah abdi negara yang siap ditempatkan di mana saja.

“Bapak dan Ibu sekalian adalah abdi negara, bukan pejabat yang bisa memilih posisi sesuai keinginan. Kita dituntut untuk siap ditempatkan di manapun, selama itu untuk kepentingan masyarakat. Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Di hadapan seluruh pejabat yang baru dilantik, Wali Kota Bima mengingatkan bahwa ini adalah awal dari babak kerja keras yang baru. Jabatan tidak boleh dimaknai sebagai sarana memperkaya diri, melainkan sebagai ladang pengabdian demi kesejahteraan rakyat.

“Saya sadar, melalui keputusan hari ini pasti ada pihak yang merasa kurang puas. Namun sekali lagi saya tegaskan, bahwa saya dan Pak Wakil hanyalah manusia biasa. Keputusan ini sudah kami pertimbangkan dengan sungguh-sungguh demi kebutuhan organisasi. Biarlah waktu yang akan membuktikan hasilnya,” tandasnya. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait