Bima, Berita11.com– Bentrokan antarwarga terjadi di jalan utama wilayah Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, sekira pukul 11.30 WITA, Rabu (18/3/2025) . Aparat kepolisian dari Polres Bima berhasil menghalau massa sehingga konflik tidak meluas.
Dua kelompok warga yang terlibat bentrok masing-masing berasal dari Desa Nisa dan Dusun Bante, Desa Tente. Mereka terlibat saling serang di jalan lintas Tente–Parado, tepatnya di depan Bank NTB Syariah dan Kantor Koramil Woha.
Dalam aksi tersebut, kedua kelompok dilaporkan menggunakan panah dan senjata tajam, sehingga sempat membuat situasi di lokasi mencekam dan mengganggu arus lalu lintas.
Sejumlah warga dilaporkan terluka dalam peristiwa ini, di antaranya terkena panah. Bentrok kedua kelompok warga dipicu aksi pengeroyokan diduga oleh kelompok warga Dusun Bante Desa Tente terhadap seorang pemuda warga Desa Nisa beberapa hari lalu.
Untuk mencegah bentrokan susulan, aparat kepolisian melakukan langkah persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Nisa, Junaidin, mengatakan pemerintah desa akan berupaya memediasi kedua kelompok warga yang terlibat konflik.
“Kami akan mengupayakan mediasi agar persoalan ini bisa diselesaikan secara baik dan tidak meluas,” ujarnya.
Ia juga berharap situasi segera kembali kondusif dan tidak terjadi bentrokan lanjutan.
“Akibat kejadian ini, masyarakat secara umum khawatir. Kami berharap semua pihak bisa menahan diri,” katanya.
Situasi di lokasi kini dilaporkan telah berangsur kondusif, namun aparat keamanan masih melakukan penjagaan guna mengantisipasi potensi bentrok lanjutan. [B-19]
Follow informasi Berita11.com di Google News















