LPG Bersubsidi Langka, Warga di Bima Adang Truk Pengangkut Gas

Warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima menukar paksa LPG 3 kg dari truk saat aksi pengadangan di Desa Talabiu Kecamatan Woha. Truk berisi ratusan tabung LPG tujuan Kabupaten Dompu disandra warga di kantor Desa Talabiu, Senin (14/7/2025).
Warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima menukar paksa LPG 3 kg dari truk saat aksi pengadangan di Desa Talabiu Kecamatan Woha. Truk berisi ratusan tabung LPG tujuan Kabupaten Dompu disandra warga di kantor Desa Talabiu, Senin (14/7/2025).

Bima, Berita11.com— Lebih kurang 10 warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang dikoordinir Anjas mengadang truk pengangkut tabung LPG 3 kg tujuan Kabupaten Dompu saat melintas di desa setempat, sekira pukul 12.30 Wita, Senin (14/7/2025).

Dalam aksinya, massa yang dipimpin Anjas meminta pihak Pertamina memenuhi kebutuhan LGP 3 kg di wilayah Kecamatan Woha. Mereka juga mendesak Pertamina mendistribusikan LPG 3 kg di pangkalan Desa Talabiu pada Senin, 14 Juli 2025.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Tok! MK Tolak Gugatan Batas Usia Minimal Capres dan Cawapres

Massa yang kecewa dengan kondisi kelangkaan LPG bersubsidi langsung mengadang mobil pengangku gas tujuan Kabupaten Dompu. Tak lama kemudian, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Talabiu dan Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabikamtibmas) desa setempat tiba di lokasi kejadian.

Kedua aparat tersebut mengimbau massa tidak melakukan aksi anarkis yang mengganggu Kamtibmas dan melepas truk pengangkut LPG 3 kg yang diadang.  “Kami sudah komunikasi dengan pihak Pertamina akan mendistribusikan  LPG 3 kg ke pangkalan di Desa Talabiu pada hari ini pukul 16.00 Wita,” ujar Babinsa Talabiu, Serka Surya.

Ia bernegosiasi dengan massa. Ia menyarankan warga untuk berkomunikasi dengan kepala desa setempat agar menyampaikan masalah kelangkaan LPG 3 kg kepada pemerintah kecamatan maupun pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Pertamina: Foto Plang Papan Nama dan Hubungi Call Center 135 jika Ada Pangkalan jual di atas HET

Usai mendengar imbauan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, massa kemudian melepas truk pengangkut LPG 3 kg  yang mereka adang.[B-12]

Follow informasi Berita11.com di Google News

 

Pos terkait