Festival Literasi Budaya Dompu, Bupati Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi

Bupati Dompu Bambang Firdaus memukul gong menandai pembukaan Festival Literasi Budaya Dompu dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-211 Kabupaten Dompu, yang digelar di Lapangan Karijawa, Kamis (02/04/2026).
Bupati Dompu Bambang Firdaus memukul gong menandai pembukaan Festival Literasi Budaya Dompu dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-211 Kabupaten Dompu, yang digelar di Lapangan Karijawa, Kamis (02/04/2026).

Dompu, Berita11.com – Bupati Dompu Bambang Firdaus membuka Festival Literasi Budaya Dompu dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-211 Kabupaten Dompu, yang digelar di Lapangan Karijawa, Kamis (02/04/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyoroti kuatnya pengaruh globalisasi dan modernisasi yang dinilai dapat mengancam eksistensi budaya lokal jika tidak dijaga dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Jika kearifan lokal tidak dirawat, saya yakin beberapa tahun ke depan bisa tenggelam dan tidak tersisa,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum festival budaya menjadi sarana penting untuk kembali memperkenalkan dan menguatkan identitas budaya masyarakat Dompu.

BACA JUGA:  PMII Sorot Program Bupati dan Wabup Dompu Jara Pasaka

“Melalui kegiatan ini, kita syiarkan kembali budaya kita sebagai jati diri dan karakter asli masyarakat Dompu,” katanya.

Bupati juga berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada perayaan seremonial semata, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai ruang dan kesempatan.

“Seni budaya Dompu harus terus hidup dan ditampilkan dalam berbagai kegiatan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu Rifaid dalam laporannya menyampaikan bahwa festival tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga dan merevitalisasi kearifan lokal.

Menurutnya, program kurikulum muatan lokal yang telah dijalankan selama satu tahun mulai menunjukkan hasil positif.

“Festival ini menjadi kebanggaan bersama, karena kita mulai memetik hasil dari implementasi kurikulum muatan lokal daerah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Ratusan Pelari Ramaikan Kalcer Run 5 KM, Pj Sekda: Ini Tanda Masyarakat Bima Sehat

Ia menjelaskan, festival diikuti sekitar 150 peserta dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/sederajat se-Kabupaten Dompu. Para peserta mengikuti berbagai lomba, seperti pidato, puisi, dan tari kreasi.

Kegiatan tersebut berlangsung selama sepekan, mulai 2 hingga 8 April 2026.

Selain menjadi ajang seremonial, festival ini juga menjadi wadah bagi generasi muda Dompu untuk menampilkan bakat dan kreativitas di bidang seni dan literasi budaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, Bunda Literasi, Ketua Dharma Wanita Persatuan, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

 

Pos terkait