GMNI:  Bupati Bima Gagal Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Perbaikan Infrastruktur

Ketua dan Sekretaris DPC GMNI Kabupaten Bima, Rifki Pratama dan Andi Supriyanto. Foto Ist.
Ketua dan Sekretaris DPC GMNI Kabupaten Bima, Rifki Pratama dan Andi Supriyanto. Foto Ist.

Bima, Berita11.com-– Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bima menilai Bupati Bima gagal melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bima.

Ketua DPC GMNI Kabupaten Bima, Rifki Pratama, mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya



Menurut Rifki, pemerintah daerah perlu meningkatkan investasi, terutama pada sektor-sektor strategis yang berpotensi mendongkrak perekonomian masyarakat, seperti sektor pariwisata dan pertanian.

BACA JUGA:  Pemkab Bima Alokasikan Rp18,2 Miliar untuk Ruas Jalan Rusak

“Peningkatan investasi merupakan langkah konkret yang harus diambil pemerintah daerah, khususnya pada sektor yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya Rabu (18/2/2026).

Selain isu pertumbuhan ekonomi, GMNI Kabupaten Bima juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum sepenuhnya pulih dan berdampak pada aktivitas masyarakat.

Rifki menyinggung peristiwa di Desa Pusu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, di mana seorang balita yang mengonsumsi cairan pestisida meninggal dunia akibat lambatnya penanganan medis karena akses jalan menuju fasilitas kesehatan dalam kondisi rusak.

Ia menyayangkan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Bima yang dinilai masih memprihatinkan dan menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

“Kondisi jalan yang belum pulih sangat menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Kami meminta pemerintah segera mengambil tindakan konkret untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan meningkatkan kualitas infrastruktur di Bima,” tegasnya.

BACA JUGA:  Perangkat Desa Diharapkan Taat Asas, Bupati Bima Ingatkan Pemdes Manfaatkan Dana Desa dengan Baik

GMNI Kabupaten Bima juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah, antara lain:

Meningkatkan anggaran untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan;

Mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur jalan yang sedang berjalan;

Mewujudkan transparansi dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan proyek infrastruktur jalan.

GMNI berharap pemerintah daerah segera merespons berbagai persoalan tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan memperbaiki kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bima. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News



Pos terkait