Audiensi dengan Korban Banjir Wera-Ambalawi, Wabup Bima Isyaratkan akan Koordinasi dengan Pempus

Suasana saat Wakil Bupati Bima, H Irfan beraudiensi dengan korban banjir bandang Wera-Ambalawi dan stake holder terkait di ruang rapat Wabup Bima, Selasa (9/9/2025).
Suasana saat Wakil Bupati Bima, H Irfan beraudiensi dengan korban banjir bandang Wera-Ambalawi dan stake holder terkait di ruang rapat Wabup Bima, Selasa (9/9/2025).

Bima, Berita11.com— Wakil Bupati Bima, H Irfan beraudiensi dengan korban banjir bandang dari Kecamatan Wera dan Kecamatan Ambalawi. Audiensi berlangsung di ruang rapat Bupati Bima, (9/9/2025).

Korban banjir yang beraudiensi dengan Wabup Bima didominasi korban banjir Desa Nanga Wera Kecamatan Wera Kabupaten Bima yang sehari sebelumnya menggelar aksi blokade jalan di desa setempat.

Bacaan Lainnya

Wabup Bima, H Irfan mengisyaratkan akan berupaya maksimal berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait aspirasi korban banjir bandang tersebut.

“Kami sudah koordinasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar segera ditindaklanjuti oleh pihak pusat. Pemerintah daerah  juga akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat  dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Bima,  melibatkan OPD terkait  dalam membantu meringankan beban  para korban terdampak bencana,” kata Irfan.

BACA JUGA:  Bangunan SMPN 1 Woha Dilahap Si Jago Merah, Nilai Kerusakan Rp2 Miliar

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bima M Nurul Huda mengatakan, aspirasi korban banjir di Wera dan Ambalawi telah disampaikan kepada BNPB dan diarahkan ke Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

“Proses rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan waktu  untuk memenuhi semua berkas persyaratan, antara lain foto korban terdampak, hasil  identifikasi biodata diri para korban sampai dengan bulan Juli 2025. Data-data itu sudah dikirim,” kata Huda.

Dijelaskan dia, sebagaimana isyarat Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB,  bagi korban banjir yang rumahnya yang hanyut  akan dibangun hunian sementara (Huntara)  dengan kondisi mantap.

Camat Wera Ilham melaporkan, terdapat  15 unit rumah yang direkomendasikan mendapatkan bantuan,  11 unit di Kecamatan Wera dan empat di Kecamatan Ambalawi. Dari 15 unit tersebut, sembilan unit rumah karena berada di bantaran sungai. Rinciannya tujuh rumah di  Desa Nangawera,  sisanya masing-masing satu  unit di Desa Mawu dan Desa Mandala.

BACA JUGA:  Pemkab Bima Mulai Bayar Kekurangan Gaji PPPK Bulan April 

Warga terdampak banjir Wera-Ambalawi, Haryati,  berharap pemerintah daerah bergerak cepat membantu korban terdampak banjir.

Pada akhir audensi, semua pihak sepakat menunggu hasil koordinasi dari pemerintah daerah ke pusat, dengan catatan tetap mengawal secara terus menerus progres tindak lanjut aspirasi warga.

Selain Wabup Bima, audiensi juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bima dari Dapil IV (Wera-Ambalawi) M Warman, Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima Iwan Setiawan,  Kepala  Pelaksana  BPBD  H Isyrah, Kepala Dinas Sosial Tajudin, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabuapten Bima M Chandra Kusuma, Camat Wera Ilham, Camat Ambalawi Abdul Muis serta Kepala Desa Nangawera Umar. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

 

Pos terkait