Wisatawan yang Terseret Ombak di Lakey Ditemukan Meninggal Dunia

Petugas Pos SAR Bima mengevakuasi jenazah korban menuju daratan.
Petugas Pos SAR Bima mengevakuasi jenazah korban menuju daratan.

Dompu, Berita11.com– Rian (23), pemuda asal Jawa Barat yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Nanga Lakey, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (29/5/2026) pagi.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat mandi di kawasan pantai tersebut pada Rabu (27/5) sore.

Bacaan Lainnya


Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama seorang rekannya sedang mandi di pinggir laut Pantai Nangas Lakey. Tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret keduanya ke tengah laut.

BACA JUGA:  Sorot Harga Baru BBM Bersubsidi, ini Tuntutan Cipayung Bima

Rekan korban berhasil diselamatkan oleh seorang warga negara asing (WNA) yang sedang bermain selancar di sekitar lokasi kejadian. Sementara korban tenggelam dan hilang terbawa arus.

Jasad korban ditemukan sekira pukul 08.00 WITA oleh nelayan yang sedang melaut di perairan Pantai Maci, Sumbawa. Saat ditemukan, korban dalam posisi mengapung sekitar 5,04 nautical mile atau mil laut ke arah barat laut dari lokasi awal kejadian.

Mendapat informasi tersebut, tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian langsung menuju lokasi penemuan untuk mengevakuasi korban menggunakan perahu karet (rubber boat). Selanjutnya, korban dibawa ke Pantai Lakey sebelum dievakuasi ke RSUD Dompu.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, membenarkan penemuan korban tersebut.

BACA JUGA:  Sorot Program Rehabilitasi Rumah dan Rangkap Jabatan Sekdes, Warga Palang Kantor Desa Sondo

“Benar, pada pencarian hari kedua kami menerima informasi dari nelayan bahwa korban terlihat mengapung di perairan Pantai Maci. Tim SAR gabungan kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar M. Firdaus dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari TNI, Polri, BPBD, potensi SAR, hingga masyarakat dan nelayan setempat.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai,” pungkasnya. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait