BNPB Serahkan Dana Siap Pakai Rp350 Juta kepada Pemkot Bima

Kepala Subdirektorat Pemulihan Prasarana Vital, Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB RI, Asep Supriatna dan Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi didampingi sejumlah pejabat BPBD Kota Bima foto bersama usai serah terima bantuan dana siap pakai di Kota Bima, Minggu (5/3/2023).
Kepala Subdirektorat Pemulihan Prasarana Vital, Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB RI, Asep Supriatna dan Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi didampingi sejumlah pejabat BPBD Kota Bima foto bersama usai serah terima bantuan dana siap pakai di Kota Bima, Minggu (5/3/2023).

Kota Bima, Berita11.com— Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) memberikan dana siap pakai Rp350 juta kepada Pemerintah Kota Bima untuk penanggulangan darurat bencana, khususnya bencana banjir di Kota Bima.

Dana siap pakai diserahkan Kepala Subdirektorat Pemulihan Prasarana Vital, Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB RI, Asep Supriatna dan diterima Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi di kediamannya, Minggu (5/3/2023).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang memberikan bantuan dana siap pakai untuk menanggulangi kondisi darurat bencana, khususnya bencana banjir di Kota Bima.

“Alhamdulillah, bantuan dana siap pakai ini sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh warga terdampak banjir beberapa hari lalu dan telah ditetapkan status keadaan darurat bencana sampai tanggal 9 maret 2023 dan kita usulkan melalui BNPB, hari ini kita terima senilai Rp350 juta,” ungkap H Lutfi.

BACA JUGA: HML: Saya Meyakini bahwa kebenaran tidak akan pernah Tertukar

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, dana siap pakai Rp350 juta akan digunakan untuk kebutuhan menangani darurat bencana banjir beberapa hari lalu di Kota Bima. rincianyna Rp100 juta untuk bantuan kebutuhan dasar dan Rp250 juta untuk dukungan operasional menangani darurat bencana.

Pada kesempatan yang sama Kepala Subdirektorat Pemulihan Prasarana Vital, Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB RI, Asep Supriatna menjelaskan, sesuai arahan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, pihaknya mendampingi penanganan darurat bencana banjir di Kota Bima.

“Hasil kaji cepat di lapangan, terdapat beberapa kelurahan di empat kecamatan terdampak banjir, sehingga Wali Kota Bima menetapkan status tanggap darurat bencana banjir sampai dengan tanggal 9 Maret 2023,” ujar Asep.

Dia mengatakan, setelah status keadaan darurat bencana ditetapkan oleh kepala daerah, pihaknya menyarankan agar membentuk pos komando untuk mengendalikan seluruh operasi penanganan darurat bencana banjir yang melibatkan seluruh sektor dalam penanggulangan bencana.

BACA JUGA: Targetkan Angka Pengangguran Terbuka Berkurang, Pemkot Bima Komit Wujudkan Kondusifitas Investasi

Sesuai amanat pasal 48 UU 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, kegiatan yang harus dilakukan dalam menangani darurat bencana yang dikendalikan oleh pos komando, yaitu pelaksanaan kaji cepat, pencarian, penyelamatan dan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan terhadap kelompok rentan, pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital yang rusak akibat bencana.

“Sesuai arahan Kepala BNPB melalui Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen Fajar Setyawan, Pemerintah Kota Bima diberikan bantuan dana siap pakai Rp250 juta untuk operasional kegiatan penanganan darurat bencana dan bantuan kebutuhan dasar Rp100 juta,” sebut Asep.

Asep mengimbau pemerintah daerah dan masyrakat tetap siaga menghadapi ancaman banjir yang tiba-tiba dapat terjadi, karena sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pertengahan Maret 2023 curah hujan masih tinggi.

“BPBD Kota Bima diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi dari seluruh pihak yang terkait dalam pelaksanaan darurat bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kota Bima,” harapnya. [B-19]

Pos terkait