Sekretariat Panwascam di Kabupaten Bima Dirusak, Bawaslu Pastikan tak Terkait Pemilu

Aparat Kepolisian Sedang Mengidentifikasi di TKP Perusakan Kantor Panwascam Belo Kabupaten Bima, Jumat (6/1/2023).
Aparat Kepolisian Sedang Mengidentifikasi di TKP Perusakan Kantor Panwascam Belo Kabupaten Bima, Jumat (6/1/2023).

Bima, Berita11.com— Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Belo Kabupaten Bima dirusak orang tidak dikenal. Baliho sosialisasi pengawasan Pemilu, pagar dan empat lampu teras kantor lembaga pengawas Pemilu itu tampak bekas diobrak-abrik orang tak dikenal, Jumat (6/1/2023)

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima, Abdurahman menduga motif perusakan secretariat Panwascam Belo tidak berkaitan pengawasan Pemilu, namun berkaitan kenakalan pemuda.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: Lima Komisioner KPU di Daerah ini Dibui karena Kasus Korupsi, Bagaimana Nasib Pemilu?

“Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan identifikasi serta pendalaman terhadap pihak-pihak atau kelompok yang diduga melakukan perusakan,” kata Abdurahman melalui keterangan tertulis Bawaslu Kabupaten Bima, Jumat (6/1/2023) petang.

Diakuinya, pihaknya telah meninjau langsung kondisi sektariat Panwascam Belo setelah menerima laporan dari penyelenggara Pemilu di kecamatan itu.

Abdurahman mengatakan, informasi awal yang dihimpun pihaknya, sekira pukul 02.30 Wita, terjadi perkelahian dua kelompok pemuda yang berasal dari Desa Cenggu dan Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

“Sebelum bentrok dua kelompok pemuda pihak Polsek Mapolsek Belo sempat melakukan monitoring wilayah dan kondisi di lokasi setempat kondunsif,” kata Abdurahman.

Perusakan sekretariat penyelenggara Pemilu itu diduga buntut bentrok dua kelompok pemuda masing-masing dari Desa Cenggu dan Desa Runggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Peristiwa perusakan telah dilaporkan anggota Panwascam Belo Kabupaten Bima , Bukran kepada pihak Polsek Belo Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Bawaslu Kota Bima Temukan 349 Pemilih Meninggal Dunia dan Dua Nama Anggota TNI Aktif masuk dalam DPT

“Terhadap segala perkembangan penanganan laporan perusakan, pihak kepolisian akan selalu menyampaikan informasi kepada pihak Bawaslu dan atau Panwaslu Kecamatan Belo,” katanya. [B-19]

Pos terkait