Pulang dari Ladang, Satu dari Tiga Petani di Bima Tewas Terseret Banjir

Korban tewas dan korban selamat terseret banjir di Desa Sambori Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (3/4/2023) sore. Kolase Berita11.com.
Korban tewas dan korban selamat terseret banjir di Desa Sambori Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Senin (3/4/2023) sore. Kolase Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Naas dialami tiga petani di Desa Sambori Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka terseret banjir saat berjalan pulang dari ladang dengan menyusuri sungai di wilayah setempat, sekira pukul 17.00 Wita, Senin (3/4/2023).

Saleha, salah satu dari tiga petani tersebut tewas setelah terseret banjir, sedangkan dua petani lain yang selamat, Amini Hakil dan Yasin Furan mengalami luka serius. Ketiga merupakan paruh baya.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyrah melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, M Nurul Huda menjelaskan, insiden yang dialami tiga korban terjadi saat sejumlah petani tersebut pulang dari ladang di Desa Sambori Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima.

BACA JUGA: Antisipasi Penularan Covid-19 saat Ramadan dan Mudik, BINDA NTB Gencarkan Vaksinasi

Sejumlah petani berinisiatif menempuh jalan potong dengan melewati sungai agar cepat tiba di rumah untuk melaksanakan berbuka puasa. Namun naas sejumlah korban malah terseret banjir sejauh 700 meter. Korban meninggal dunia tersangkut di sungai setelah sempat terseret ratusan meter.

“Dalam perjalanan pulang dari ladangnya (korban) mengambil jalan potong atau pintas lewat sungai. Tiba-tiba datang banjir,” ujar Nurul Huda melalui layanan media sosial whatshapp, Senin (3/4/2023) malam.

Setelah berhasil dievakuasi warga, korban meninggal dunia disemayamkan di rumah duka, sedangkan dua korban selamat yang mengalami luka-luka dibawa oleh warga ke Puskesmas terdekat.

Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin (BMKG Bima) melalui broadcast pukul 17.16 Wita, mengeluarkan peringatan dini bahwa sampai pukul 17.00 Wita, masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pukkul 17.00 Wita di Kecamatan Bolo, Kota Bima, Soromandi, Kecamatan Wawo, Kecamatan Lambitu, Kecamatan Palibelo, Kecamatan Donggo dan dapat meluas ke wilayah Kecamatan Wera, Kecamatan Ambalawi, Kecamatan Langgudu, Kecamatan Lambu, Belo, Woha, Madapanga, Sape dan wilayah sekitarnya.

BACA JUGA: Dua Desa di Bima Saling Serang saat Lebaran, Dua Kendaraan Dirusak dan Seorang Pemuda Terluka

BMKG Bima memperkirakan kondisi tersebut berlangsung hingga pukul 19.00 Wita. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait