Diduga Korsleting, Rumah Panggung di Langgudu Ludes Terbakar, Kerugian Rp75 Juta

Puing-puing rumah panggung korban di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima yang hangus total akibat kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik sekira pukul 11.30 WITA, pada Kamis (14/11/2025).
Puing-puing rumah panggung korban di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima yang hangus total akibat kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik sekira pukul 11.30 WITA, pada Kamis (14/11/2025).

Bima, Berita11.com— Satu unit rumah panggung di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, hangus total akibat kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 11.30 WITA, pada Kamis (14/11/2025)  dan menyebabkan kerugian material mencapai Rp75 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, A Rifai, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, rumah berkonstruksi kayu milik Firman (40), seorang petani di RT 01/RW 01 Desa Dumu, tidak dapat diselamatkan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Tipu Warga hingga Rp10 Juta, Intelijen Gadungan Diciduk Polisi

“Dugaan awal penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Api cepat membesar karena material rumah dominan dari kayu dan papan kering,” jelas A Rifai.

 

Kronologi dan Upaya Pemadaman

A Rifai menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika warga sekitar melihat asap tebal keluar dari bagian belakang rumah. Hanya dalam waktu singkat, api membesar.

“Begitu melihat api, masyarakat setempat langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan alat seadanya,” kata A Rifai.

Meskipun unit Damkarmat bergerak menuju lokasi, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh gotong royong warga setempat sekitar pukul 12.45 WITA. Namun, bangunan rumah berukuran 8 x 12 meter tersebut sudah rata dengan tanah.

Seluruh barang di dalam rumah, termasuk perabotan, pakaian, dan surat-surat penting, dipastikan tidak dapat diselamatkan.

BACA JUGA:  Toko Parfum di Kota Bima Terbakar

Pasca-kebakaran, A Rifai menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk membantu korban.

“Kami telah mencatat kerugiannya. Kami berharap Pemerintah Desa dapat segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar bantuan segera tersalurkan kepada korban. Selain itu, kami juga meminta Babinsa dan Bhabinkamtibmas terus memberikan imbauan kepada warga binaan agar selalu memeriksa instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah demi mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News


Pos terkait