Karyawan Perusahaan Tambak Udang di Dompu Ditemukan Meninggal Dunia dalam Mess

Kapolsek Pekat, Iptu Jubaidin memimpin proses identifikasi dan evakuasi korban di kamar mess perusahaan, Jumat (22/5/2026) pagi.
Kapolsek Pekat, Iptu Jubaidin memimpin proses identifikasi dan evakuasi korban di kamar mess perusahaan, Jumat (22/5/2026) pagi.

Bima, Berita11.com— Seorang karyawan tambak udang CV Anugrah Hasil Bersama (AHB) di Dusun Tompo, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mess perusahaan, Jumat (22/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Stefanus Malo Lende (53), warga Dusun Puu Mareweta, Desa Kalingara, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pekat, Iptu Jubaidin, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekannya sesama karyawan sekira pukul 08.00 WITA.

BACA JUGA:  Polres Dompu Tilang 50 Pengendara

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar mess oleh rekan kerjanya saat hendak mengambil alat pemadam air listrik,” ujar Iptu Jubaidin.

Menurut keterangan saksi, kata dia, malam sebelumnya korban masih sempat beraktivitas normal bersama karyawan lain dengan memberi pakan udang sekira pukul 20.00 hingga 21.00 WITA.

“Setelah selesai bekerja, korban kembali ke mess dan beristirahat. Keesokan paginya saat dibangunkan sudah tidak merespons dan tubuhnya dalam keadaan dingin serta kaku,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Pekat bersama anggota Unit Reskrim Polsek Pekat langsung mendatangi lokasi kejadian sekira pukul 09.00 WITA untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, sekira pukul 12.45 WITA, Unit INAFIS Satreskrim Polres Dompu bersama ambulance Puskesmas Kempo tiba di lokasi guna melakukan pemeriksaan awal dan olah TKP.

BACA JUGA:  Pick Up yang Muat Pemain Bola di Dompu Terjun Bebas, Dua Penumpang Tewas

Iptu Jubaidin menambahkan, berdasarkan keterangan rekan kerja, korban selama ini tidak pernah mengeluhkan penyakit serius, namun diketahui mengalami sakit kulit atau gatal-gatal di bagian kaki.

“Pihak keluarga korban di Sumba Barat Daya juga sudah dihubungi dan menerima kejadian ini sebagai musibah serta tidak mempermasalahkan penyebab meninggalnya korban,” katanya.

Setelah dilakukan penanganan awal, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulance menuju RSUD Kabupaten Dompu sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk dimakamkan pihak keluarga. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait