Pemerintah Resmi Pangkas Rp67 Triliun Anggaran MBG

Paket kering MBG untuk tiga hari yang dibagikan secara rapelan oleh SPPG di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima untuk siswa pada Senin, 23 Februari 2026 lalu.
Paket kering MBG untuk tiga hari yang dibagikan secara rapelan oleh SPPG di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima untuk siswa pada Senin, 23 Februari 2026 lalu.

Bima, Berita11.com— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya rencana efisiensi anggaran pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp355 triliun dalam APBN 2026.

Hal tersebut disampaikan Purbaya saat konferensi pers APBN Kita April 2026 pada Selasa (19/5) malam. Ia menjelaskan, hingga akhir April 2026 realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total pagu anggaran.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pedagang Enggan Tempati Bangunan Baru, Pasar Sila masih Semrawut

“Kami akan melakukan sejumlah penghematan sesuai arahan Presiden. Jadi nanti nilainya tidak lagi Rp355 triliun,” ujar Purbaya.

Meski menyebut akan ada penyesuaian anggaran, Purbaya belum merinci pos mana yang akan dikurangi maupun besaran realokasi dana program tersebut. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mengelola dan membelanjakan anggaran secara lebih efektif dan efisien.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga meminta masyarakat tidak lagi menyudutkan pemerintah terkait besarnya anggaran program MBG. Pemerintah, kata dia, tengah melakukan pembenahan terhadap sistem manajemen dan tata kelola belanja program tersebut.

“Program ini sedang kami perbaiki, terutama dari sisi pengelolaan dan penggunaan anggarannya,” katanya.

BACA JUGA:  Selain Siswa, Kegiatan MBG di Kabupaten Bima akan Sasar Ibu Hamil

Ia menambahkan, hingga April 2026 jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 61,96 juta orang. Penyaluran program dilakukan melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Purbaya menegaskan pemerintah tetap mendukung keberlanjutan program MBG karena dinilai memberi manfaat besar bagi masyarakat, meski ke depan pelaksanaannya akan diarahkan lebih efisien.

Sebagai informasi, total anggaran MBG tahun 2026 terdiri atas Rp268 triliun dari APBN utama dan tambahan Rp67 triliun. Nilai tersebut meningkat tajam dibandingkan alokasi tahun 2025 yang sebesar Rp71 triliun. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait