Perkuat ESG dan Investasi, Pemprov Jabar dan BDO Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Pemprov Jabar dengan BDO Indonesia memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Pemprov Jabar dengan BDO Indonesia memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Jawa Barat.

Bandung, Berita11.com– Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menggandeng BDO Indonesia untuk memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Jawa Barat. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Sate, Bandung, Kamis (26/2/2026).

Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara sektor publik dan swasta dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis keberlanjutan. Fokus utama kerja sama akan menyasar penguatan tata kelola di Kawasan Metropolitan Rebana, yang diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan bahwa Kawasan Rebana yang mencakup wilayah Cirebon, Subang, Majalengka, hingga Kuningan, memiliki posisi geografis yang sangat strategis.

BACA JUGA:  UMKM Logistik seluruh Indonesia Rayakan HUT ke-1 NLC, Ciptakan New Logistik Revolution

“Visi kita adalah mewujudkan pusat industri baru yang terintegrasi dengan infrastruktur utama seperti Tol Cisumdawu dan Pelabuhan Patimban. Industri harus berkembang pesat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” ujar Dedi Mulyadi dalam seremoni tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Pengelola (BP) Rebana, Helmi Yahya, menambahkan bahwa kehadiran BDO Indonesia sebagai bagian dari jaringan konsultan global merupakan langkah kunci untuk menjaring investor internasional yang berkualitas.

“Kolaborasi ini akan membantu kita mengedukasi serta mendampingi penguatan aspek ESG. Kemitraan ini memastikan Rebana berkembang sebagai koridor ekonomi yang kompetitif dengan standar kredibilitas dunia,” jelas Helmi.

BDO Indonesia nantinya akan berperan sebagai mitra strategis dalam memberikan dukungan: capacity building terkait prinsip ESG, penyusunan strategi ESG dan penguatan tata kelola perusahaan, pendampingan bagi investor asing guna memastikan proses investasi berjalan efektif sesuai standar global.

BACA JUGA:  Polri Jelaskan Personel Senjata Lengkap Turut Jaga Pos Mudik

CEO BDO Indonesia, Thano Tanubrata, menyatakan optimismenya terhadap proyek ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menghadirkan praktik terbaik global melalui layanan one-stop service yang mencakup audit, pajak, legal, hingga konsultasi advisory.

“Dengan dukungan jaringan global di lebih dari 100 negara, kami siap membawa standar internasional untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Jawa Barat secara menyeluruh,” pungkas Thano.

Melalui kerja sama ini, Jawa Barat diharapkan semakin kokoh sebagai destinasi investasi unggulan yang inklusif dan transparan bagi pemodal domestik maupun mancanegara. [B-19]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait