Bima, Berita11.com– Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bolo Kabupaten Bima mengoptimalisasi kegiatan screening kesehatan di tiga desa dampingan program Integrasi Layanan Primer) yang didukung oleh hibah Global Fund.
Program ILP merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui komponen Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH).
Kepala Puskesmas Bolo, Hj Nurjanah mengatakan, program ILP yang didanai Global Fund meliputi Desa Tumpu, Desa Rada dan Desa Nggembe Kecamatan Bolo. Puskesmas Bolo merupakan satu-satunya BLUD di Kabupaten Bima menjadi pilot project program yang diharapkan menjadi contoh implementasi bagi Puskesmas lain di Kabupaten Bima.
Ia mengatakan, kegiatan ILP di tiga desa dampingan program juga dioptimalisasi untuk mendorong capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dibreak down Kemenkes RI hingga daerah.
“Pembiayaan oleh Global Fund untuk monitoring oleh Puskesmas. Sebelum monev di tingkat masing masing desa, dimanfaatkan untuk CKG karena CKG itu adalah ILP. Intinya pelayanan lebih dimaksimalkan di tingkat desa dalam hal ini di Pustu, khususnya screening kesehatan,” ujar Nurjanah di Puskesmas Bolo, Sabtu (1/8/2026).
Nurjanah menjelaskan, Program ILP yang didukung oleh Global Fund di wilayah Kabupaten Bima dimulai Januari 2026.
“Tujuannya nanti jadi pilot bagi PKM lain, karena PKM harus bagus penerapan ILP, ” ujar dia.
Sebagia satu satunya pilot program ILP di Kabupaten Bima, Nurjanah berharap agar tenaga dokter di Puskesmas setempat tersedia memadai dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Untuk diketahui, Program ILP (Integrasi Layanan Primer) yang didukung oleh hibah Global Fund adalah bagian dari transformasi sistem kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui komponen Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH). Program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan dasar di Puskesmas dan Pustu agar berpusat pada siklus hidup masyarakat.
Sementara Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan bagian dari strategi promotif dan preventif yang dicanangkan Kementerian Kesehatan.[B-19]












