Upaya Wali Kota Bima dan TPID Mengendalikan Inflasi Daerah

Kota Bima, Berita11.com– Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima di ruang rapat Wali Kota Bima, Kamis (1/12/2022).

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi mengatakan, Rakor dimaksudkan memberi masukan dan untuk menemukan upaya upaya yang perlu dilakukan untuk mengendalikan inflasi.

“Artinya bahwa harus ada langkah yang harus diambil, sehingga kita bisa memprediksi komoditas apa yang punya peluang menyumbang angka inflasi yang begitu signifikan ini. Potensi-potensi inilah yang harus kita ukur semaksimal mungkin, sehingga ada titik balance mengurangi jumlah populatifnya,” ujar HM Lutfi.

Dikatakannya, potensi-potensi yang menaikkan sektor lainnya seperti proses pengiriman barang melalui moda transportasi penerbangan, juga menyumbang inflasi.

BACA JUGA:  Dorong Transfer Ilmu, Sentra Jamu HBK akan jadi Laboratorium dan Wirausaha Milenial

“Tidak bisa kita hindari bahwa pengaruh dari pada transportasi udara, transportasi darat, semua ini bergantung pada bahan bakar,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mengendalikan kondisi tersebut, harus tekanan dari pemerintah pusat. “Kia-kira peran kita dari pemerintah daerah apa dari titik-titik yang akan dilakukan,” ujarnya.

Wali Kota Bima juga berharap masyarakat membangun gerakan menanam di halaman rumah masing-masing, sehingga pasokan cabai, tomat, dan komoditi lain tercukupi. “Lngkah-langkah ini harus dilakukan,” imbuhnya.

Selain itu juga, Wali Kota juga berharap ada perhatian dari dinas terkait untuk membeli pasokan beras lokal, kemudian dijual murah. Tujuannya agar uang berputar di tengah masyarakat. “Mereka yang menikmati, jangan bergantung pada pasokan beras yang ada di Bulog saja,” tandasnya.

Untuk diketahui, terdapat enam upaya kongkrit pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi daerah, antara lain melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, bekerja sama dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, mendorong gerakan menanam, merealisasikan BTT, dan menyiapkan dukungan transportasi dari APBD.

BACA JUGA:  Imbalance Demand and Supply Bahan Pangan, BI NTB Ingatkan Faktor Penyumbang Inflasi

Saat Rakor, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi didampingi Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Inspektorat, Sekretaris Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas Pertanian, Kepala DKP, Kepala Diskanlut, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dishub, Kepala Dinas PUPR, Kepala Satuan Pol PP, dan Kabag Ekonomi Setda Kota Bima.

Rakor juga dihadiri anggota TPID, Kepala Bulog Bima, dan Kepala BPS Kota Bima. [B-19]