Nah, Petugas Gabungan Pospam Temukan 3 Warga Positif Covid-19 di Pintu Masuk KLU

Kegiatan Swab Antigen Terhadap Pengendara yang Hendak Masuk ke Wilayah KLU.

Tanjung, Berita11.com— Petugas gabungan pospam dan operasi yustisi berhasil menemukan tiga warga positiff Covid-19 pada pemeriksaan swab antigen di pintu masuk Kabupaten Lombok Utara (KLU), Rabu (19/5/2021).

Dua dari tiga warga yang positif Covid-19 hasil swab antigen di pintu masuk KLU, masing-masing berinisial MS (40 tahun) dan MM (40) dari Ampenan, Kota Mataram.

Kapolres Lombok Utara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah SH menyebut, tiga orang yang ditemukan positif Covid-19 diketahui setelah penjagaan ketat di tiga pintu masuk KLU melalui tes swab antigen.

“Kalau kita seperti ini bagaiamana kita tahu mereka ini positif covid-19 dan sekarang karena kita lakukan swab antigen, jadi kita tahu ada yang positif,” kata Feri, Rabu (19/5/21).

Dikatakannya, intervensi kampung sehat 2 NTB yang dibentuk Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K.M.H sebagai upaya kepolisian membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di NTB dan  khususnya di KLU menjadikan pihaknya bekerja keras dalam menanggulangani Covid-19 di wilayah setempat.

“Ini kita lakukan dengan melakukan swab antigen sesuai kebijakan yang sudah diatur, terutama untuk orang luar KLU yang masuk ke KLU. Kedua, untuk pengendara yang tidak mematuhi protokol covid seperti tidak menggunkan helm, tidak pakai masker. Jadi, langsung kita swab dia,” ujarrnya.

BACA JUGA:  Polisi Tercengang, Dua Bus dari Dompu Muat 1 Drum Tuak dan Brem

Feri menginsyaratkan, penyekatan di pintu masuk KLU tidak hanya dilakukan sehari, namun hingga enam hari mendatang dan berakhir pada Senin, 24 Mei 2021. Pemeriksaan pada tiga pintu masuk KLU dilakukan pada pukul 8.00 -18.00 Wita.

“Kegiatan ini target kita guna meminimalisasi masuknya Covid di KLU,” katanya.

Dengan penemuan warga positif Covid-19 dalam pemeriksaan di pintu masuk, pihaknya akan melaksanakan penyekatan sesuai jadwal. “Untuk selanjutnya apakah akan ada penambahan waktu dari jadwal awal atau tidak, itu nanti akan dilihat sesuai kondisi di lapangan,” isyaratnya.

Dia menambahkan, penyekatan dan pemeriksaan di pintu masuk KLU merupakan upaya pencegahan lonjakan massa saat lebaran ketupat.  “Tidak hanya hari ini, juga sudah ada surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemda KLU untuk menutup tempat wisata. Artinya tempat wisata juga akan ditutup, personil juga akan kerahkan untuk pengamanan,” katanya.

BACA JUGA:  Hilang saat Cari Siput di Sekotong, Warga Banten Ditemukan tak Bernyawa di Gua

Sementara itu, Dandim 1606/Lombok Barat, Kolonel Arm Gunawan S.Sos MT sepakat kegiatan penyekatan di pintu masuk KLU tidak saja pada Rabu. “Tetapi ini sering dilakukan jauh hari. Jadi tidak di lebaran ketupat saja, tapi jauh hari juga sering kita lakukan,” katanya.  

Staf Promosi Kesehatan Dikes KLU, Era Ningsih menyebut, dua orang terdeteksi positif Covid-19 hasil swab antigen di pintu masuk KLU, masing-masing berinisial MS (40 tahun) dan MM (40) dari Ampenan, Kota Mataram.

“Dari 50 alat rapid test yang disediakan hari ini khusus di KLU baru terpakai 17.  Dari 17 itu dua positif Covid-19,” katanya.

Dijelaskan, terhadap dua warga positif Covid-19 tersebut diberikan surat keterangan pelaku perjalanan RDT positif dan dipulangkan ke asalnya.

Sementara itu, pada pemeriksaan di pintu masuk Pusuk KLU, satu orang positif Covid-19 dari 25 pemeriksaan rapid test. Warga positif Covid-19 berinisial II asal Lombok Tengah. [B-11]