Dompu, Berita11.com– Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Diwu Mboha, Lingkungan Sambi Tangga, Kelurahan Kandai I, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Jumat sekira pukul 12.30 WITA, (24/4/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan dari Polsek Dompu, Unit Identifikasi Polres Dompu, dan piket Reskrim Polres Dompu mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, petugas langsung memasang garis polisi di sekitar area penemuan jenazah. Polisi juga melakukan dokumentasi secara umum maupun detail sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan dengan beberapa bagian kulit terkelupas yang diduga akibat terendam air lebih dari 24 jam.
Selain itu, ditemukan perubahan bentuk pada sejumlah bagian tubuh yang mengindikasikan proses dekomposisi. Korban diketahui mengenakan baju berwarna hijau toska dan celana pendek merah.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Dompu untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.
Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin, mengatakan pihaknya saat ini fokus mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematian.
“Kami telah melakukan olah TKP secara maksimal bersama tim gabungan. Saat ini fokus kami adalah mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian. Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Dompu atau menghubungi pihak RSUD Dompu guna membantu proses identifikasi. Penyelidikan akan terus kami lakukan secara intensif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres setempat telah mengambil langkah cepat dan terukur dalam menangani kasus tersebut.
“Polres Dompu mengedepankan proses penyelidikan secara profesional dan transparan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Apabila ada informasi yang dapat membantu proses penyelidikan, diharapkan segera disampaikan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Hingga kini, identitas korban belum diketahui secara pasti karena kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan, sehingga menyulitkan proses identifikasi. Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. [B-22]
Follow informasi Berita11.com di Google News











