Tiga Rumah Permanen di Tente Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Kondisi rumah warga di Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang terbakar, Sabtu (5/9/2026).
Kondisi rumah warga di Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang terbakar, Sabtu (5/9/2026).

Bima, Berita11.com — Tiga unit rumah permanen di Dusun Kananga, Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.40 Wita tersebut mengakibatkan tiga rumah milik warga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp800 juta.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Ruslan, api pertama kali diketahui muncul dari rumah milik Safarudin (42). Warga yang melihat kobaran api dan asap kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum menghubungi petugas Damkarmat.

BACA JUGA:  Rumah Panggung di Desa Kambilo Bima Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta

“Saat petugas tiba, api sudah merambat ke rumah warga lainnya,” kata Ruslan.

Satu unit mobil pemadam dari Kecamatan Belo tiba di lokasi sekira pukul 15.50 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api kemudian diketahui telah merambat ke rumah milik H. Hamzah (62) dan Syamsudin (60).

Sekira pukul 16.10 Wita, bantuan armada pemadam dari Kecamatan Palibelo, Kecamatan Monta serta dua unit Damkar Kabupaten Bima tiba di lokasi untuk memperkuat proses pemadaman.

“Total ada lima unit kendaraan pemadam yang dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut,” ujar Ruslan.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekira pukul 16.35 Wita. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Ruslan mengatakan, berdasarkan pendataan awal, terdapat tiga rumah permanen yang terdampak kebakaran. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp800 juta.

BACA JUGA:  Rumah Warga Bima Terbakar, Kerugian Capai Rp15 Juta

Terkait penyebab kebakaran, Ruslan mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Informasi awal di lapangan menyebutkan api diduga berasal dari rumah Safarudin.

“Soal penyebabnya masih ditelusuri. Informasi sementara di lapangan seperti itu,” jelasnya.

Sebelumnya, warga juga sempat mengamankan Safarudin setelah muncul dugaan bahwa kebakaran tersebut dilakukan secara sengaja. Safarudin kemudian dibawa ke Puskesmas Woha untuk mendapatkan penanganan medis.

Ruslan menegaskan, dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab pasti kebakaran. Penentuan penyebab dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan merupakan kewenangan pihak kepolisian melalui proses penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ia juga mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap seseorang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. [B-22]

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait