KM Amukti Palapa jadi Andalan Masyarakat di Kepulauan Liukang Tangaya dan Sekitar

Bima, Berita11.com— Arus balik penumpang pada sejumlah pelabuhan yang dilayani oleh kapal perintis KM Amukti Palapa pangkalan Bima dengan rute (trayek) Bima-Calabai-Labuhan Lombok-Sailus-Sapuka-Balobaloang Besar-Makassar (pulang pergi/PP) mulai meningkat.

Terpantau aktivitas naik dan turun penumpang dari dan ke atas kapal di Pelabuhan Lombok meningkat. Penumpang yang turun di Pelabuhan Lombok merupakan para penumpang yang berasal dari Sapuka dan Sailus setelah mereka selesai merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 di kampung halamannya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA: DMO dan DPO Minyak Sawit Dicabut, Alfamart Tempel Harga Baru, Konsumen Geleng Kepala

Nahkoda KM Amukti Palapa, Capt Siswanto mengatakan, para warga yang berdomisili di Pulau Sailus Sapuka dan Balobaloang Besar umumnya melaksanakan perjalanan menggunakan kapal perintis tujuan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Makassar.

KM Amukti Palapa

“Memang selama ini yang rutin mereka andalkan beraktifitas berpergian adalah menggunakan kapal Perintis terutama menjelang perayaan hari hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri yang berlangsung saat ini,” ujar Capt Siswanto, Kamis (27/4/2023).

Dijelaskannya, program angkutan laut perintis dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan yang melayani daerah tertinggal, terpencil dan terluar sangat membantu masyarkat pengguna jasa angkutan laut, karena efisien, nyaman dan aman.

Selain itu, angkutan laut yang memberikan kepastian akan ketersediaan rutinitas pelayanan angkutan penumpang dan barang di daerah-daerah tersebut, karena bagi masyarakat yang tinggal di Kepulauan Sailus Sapuka dan Balobaloang Besar tidak ada pilihan modal transportasi angkutan lain yang menjadi alternatif selain angkutan laut perintis yang dilayani oleh KM Amukti Palapa. [B-12]

BACA JUGA: Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per kg, ini Daftar Bapok yang Naik jelang Puasa

Follow informasi Berita11.com di Google News

Pos terkait